
1.711 Agen Perlinsos Dikerahkan, Dinsos PPU Kejar Target Registrasi 2027
- Dinsos PPU gencarkan sosialisasi Perlinsos
Penajam
IBUKOTAKINI.COM - Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara terus menggencarkan sosialisasi Program Perlindungan Sosial atau Perlinsos.
Setelah dua bulan berjalan, sebanyak 1.711 Agen Perlinsos telah terdaftar di seluruh wilayah Kabupaten PPU.
Ribuan agen tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memahami proses registrasi dan mengakses layanan melalui portal Perlinsos, terutama bagi warga yang kesulitan akses digital.
Agen Perlinsos berperan mendampingi masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses aplikasi, terutama warga lanjut usia, masyarakat dengan keterbatasan literasi digital, serta warga yang tidak memiliki telepon pintar (lansia).
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/dishub-ppu-terima-2-000-usulan-pju-jalan-desa-gelap-jadi-fokus-utama
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPU, Peri Tangdirerung, mengatakan hal tersebut saat pelaksanaan sosialisasi Perlinsos di Desa Api-Api, Jumat (30/10/2026).
Ia mengatakan, sosialisasi secara langsung belum menjangkau seluruh masyarakat, meskipun sebelumnya telah dilakukan melalui pertemuan daring.
“Karena itu, kami melakukan jemput bola ke lapangan. Pelaksanaannya juga perlu berkolaborasi dengan Disdukcapil, karena masyarakat harus memiliki Identitas Kependudukan Digital [IKD] terlebih dahulu untuk mengakses Perlinsos,” ucap Peri.
Menurut Peri, keterlibatan agen di tingkat desa dan kelurahan menjadi kunci untuk memperluas jangkauan sosialisasi. Dinsos PPU juga terus memantau perkembangan registrasi melalui portal yang tersedia.
"Di Desa Api-Api, misalnya, tingkat registrasi tercatat mencapai 24 persen berdasarkan data sehari sebelum kegiatan sosialisasi. Sementara itu, Desa Sumber Sari telah mencapai sekitar 71 persen," urainya.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/bupati-ppu-mudyat-noor-salurkan-14-ribu-liter-air-bersih-ke-warga
Capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan, meskipun pemerataan sosialisasi dan registrasi masih perlu ditingkatkan.
Ia menambahkan kendala Server dan Sinyal, Dinsos Gandeng Diskominfo dan Bhabinkamtibmas.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah gangguan pada server portal Perlinsos yang berdampak pada proses verifikasi data, termasuk verifikasi wajah.
Selain itu, keterbatasan jaringan internet di sejumlah desa dan kelurahan turut menghambat proses registrasi.
"Untuk mengatasi kendala tersebut, SKPD berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika PPU dalam mendukung akses jaringan internet di wilayah yang mengalami kesulitan konektivitas," imbuh Peri.
Pihaknya berharap perbaikan server dapat segera dilakukan agar proses registrasi berjalan lancar.
"Di sisi lain, agen yang sudah dibentuk harus aktif mendampingi masyarakat, didukung perangkat desa, kelurahan, dan pengurus RT,” kata Peri.
Berdasarkan data terakhir Dinsos PPU, registrasi Perlinsos di Kabupaten PPU baru mencapai lebih dari 12 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh masyarakat dapat terdaftar dalam program tersebut pada 2027. (ADV-Diskominfo PPU)
