Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud saat peluncuran Program Jospol dan KUR Perumahan di Balikpapan.
Samarinda

1000 Rumah di Kaltim akan Direnovasi Gratis, Ini Syaratnya

  • Nilai Bantuan Mencapai Rp25 Juta
Samarinda
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM -  Sebanyak 1000 rumah di seluruh wilayah Kalmantan  Timur (Kaltim) akan direnovasi dengan bantuan pemerintah daerah. 

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengatakan Pemprov Kaltim menargetkan rehabilitasi sedikitnya 1.000 unit rumah yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara gratis sepanjang tahun 2026.

Kepastian ini disampaikan  Gubernur yang saat peluncuran Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Gedung Ahmad Yani Batalyon Raider 600 Manggar, Balikpapan, Selasa (5/5/2026).

Awalnya, Pemprov Kaltim merencanakan perbaikan untuk 500 unit rumah. 

BACA JUGA: 

Kaltim Dapat 3.000 Unit Bedah Rumah 2026, Maruarar Sirait Percepat Program BSPS

Namun, melihat tingginya kebutuhan masyarakat, Gubernur Rudy Mas’ud memutuskan untuk menambah kuota dua kali lipat.

"Tadi awalnya 500 unit. Kami tambah 500 lagi, Pak Menteri. Jadi, totalnya tahun ini kami akan merehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak 1.000 unit," tegas Rudy Mas’ud di depan Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian.

Melalui Program Jospol,  Gubernur menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan upaya mengangkat martabat dan kualitas hidup warga Kaltim agar lebih sehat dan bahagia.

Nilai Bantuan Lebih Tinggi dari Standar Nasional

Salah satu poin menarik dari Program Jospol adalah besaran nilai bantuan per unit yang melampaui rata-rata nasional. 

BACA JUGA: 

PPU Usulkan 41 Program Prioritas Ke Pemprov Kaltim untuk Dukung IKN

Pemprov Kaltim mengalokasikan dana sebesar Rp25 juta per rumah.

"Kami memberikan bantuan Rp25 juta per unit. Angka ini sedikit lebih besar dibanding standar pusat yang sekitar Rp20 juta, karena kami menyesuaikan dengan situasi dan kondisi harga material di lapangan," jelas Rudy.

Selain program mandiri dari Pemprov, Kaltim juga mendapat dukungan besar dari Pemerintah Pusat. 

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meningkatkan kuota rehabilitasi rumah di Kaltim secara drastis. Tahun 2025 hanya 655 unit. 

BACA JUGA:

Astra Serahkan Rumah Layak Huni di Banyumas

Tahun 2026 meningkat menjadi 3.000 unit dari target awal 2.205 unit.

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun 3 juta rumah, Program Jospol juga menyiapkan kemudahan bagi warga yang ingin memiliki rumah baru.

Pemprov Kaltim menyediakan subsidi uang muka (DP) gratis bagi 2.000 unit rumah. Warga berpenghasilan rendah (MBR) dan kelompok rentan akan mendapatkan bantuan Rp10 juta untuk membebaskan biaya administrasi kepemilikan rumah.

"Kita hadir tidak hanya di tengah-tengah masyarakat, tetapi sampai ke pintu-pintu rumah rakyat kita untuk memastikan mereka hidup layak dan bermartabat," pungkas Gubernur.***