Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana
Balikpapan

106 Bank Sampah Sudah Aktif, Balikpapan Kejar Target 210 Unit

  • DLH menargetkan pengurangan sampah hingga 50 persen, sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM – Upaya mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) di Kota Balikpapan tersus dilakukan, salah satunya melalui bank sampah. Hingga saat ini, sudah ada 106 bank sampah yang aktif di berbagai kelurahan.

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 210 bank sampah pada tahun ini.

Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan pembentukan bank sampah merupakan tindak lanjut dari edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 600.1.17.3/950/SETDA tertanggal 1 Juni 2025.

“Di kelurahan kita wajibkan membentuk enam bank sampah unit. Kalau dikalikan 34 kelurahan, maka ada sekitar 204 unit. Ditambah enam bank sampah induk di kecamatan, totalnya lebih kurang 210 bank sampah,” ucapnya saat dijumpai Rabu 20 Agustus 2025.

Ia menegaskan, setiap bank sampah unit harus memiliki minimal 200 nasabah. Pemerintah juga menugaskan camat dan lurah menyiapkan lahan, fasilitas, serta dukungan operasional.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/balikpapan-fokus-bangun-dapur-mbg-jaga-kesehatan-anak-menuju-indonesia-emas

Sumber pembiayaan bisa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), program Corporate Social Responsibility (CSR), maupun swadaya masyarakat.

“Yang paling berperan adalah RT dan kelurahan. Tujuannya supaya sampah bisa terpilah sejak dari rumah, sehingga mengurangi yang masuk ke TPA,” kata Sudirman.

DLH menargetkan pengurangan sampah hingga 50 persen, sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan standar penilaian Adipura Kencana.

Saat ini capaian Balikpapan masih sekitar 30 persen, sehingga perlu tambahan pengurangan 20 persen.
Untuk memperkuat gerakan ini, Pemkot juga menyiapkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Tahun ini satu TPST di kawasan Kota Hijau, Gunung Guntur, segera dioperasikan. Tahun depan, tiga TPST baru akan dibangun di Graha Indah, Telagasari, dan Kilometer 12.

Menurut Sudirman, capaian 106 bank sampah yang sudah aktif merupakan modal besar untuk mendorong partisipasi masyarakat.

“Insya Allah dalam satu bulan ke depan bisa bertambah hingga 210 unit, walaupun tentu butuh proses dan dukungan warga,” ujarnya. ***