Pemkab Kutai Timur menawarkan investasi pabrik hilirisasi sawit di KEK MBTK melalui program IPRO.
Samarinda

12 Paket Investasi Ditawarkan ke 150 Investor di Mahakam Investment Forum

  • Investasi Kaltim Masuk 10 Besar Nasional
Samarinda
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan 12 paket investasi untuk ditawarkan kepada investor dalam negeri maupun asing. Paket tersebut didominasi sektor industri dan hilirisasi.

Peluang investasi itu akan dipromosikan melalui Mahakam Investment Forum (MIF) yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026. Sedikitnya 150 investor ditargetkan hadir dalam forum tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, 12 paket investasi tersebut telah masuk dalam Investment Project Ready to Offer (IPRO) Kaltim.

“Event MIF pada Oktober nanti sedikitnya akan diikuti 150 investor sesuai dengan 12 IPRO Kaltim yang ditawarkan,” kata Sri dalam High Level Meeting Regional Investor Relations Unit (HLM RIRU) Kaltim 2026 di Ballroom Maratua, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Rabu (16/9/2026).

BACA JUGA:

Kaltim Buka Peluang Investasi, Proyek IPRO Ditawarkan di MIF 2026 - ibukotakini.com

Menurut Sri, penguatan koordinasi melalui Regional Investor Relations Unit (RIRU) diperlukan agar promosi investasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota berjalan lebih terintegrasi.

Ia meminta pemerintah daerah tidak mempromosikan potensi investasi secara sendiri-sendiri. Sinergi diperlukan untuk mengatasi berbagai hambatan yang dapat mengganggu proses investasi.

“Melalui RIRU ini kita bangun dan perkuat sinergi untuk meningkatkan investasi daerah, sekaligus menyelesaikan berbagai bottleneck investasi,” tegasnya.

Investasi Kaltim Masuk 10 Besar Nasional

Kaltim masih menjadi salah satu daerah tujuan investasi utama di Indonesia. Pada 2025, jumlah investor yang masuk mencapai 3.957 investor, terdiri atas 3.514 penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan 443 penanaman modal asing (PMA).

BACA JUGA:

Kredit Kaltim Tembus Rp223 Triliun, Tumbuh 22,8 Persen - ibukotakini.com

Jumlah tersebut meningkat 1.603 investor dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 2.354 investor, dengan rincian 1.985 PMDN dan 389 PMA.

Dari sisi nilai investasi, Kaltim juga konsisten berada dalam 10 besar nasional dalam lima tahun terakhir.

Pada 2022, realisasi investasi Kaltim mencapai Rp57,766 triliun dan menempatkan provinsi ini di peringkat kesembilan nasional. Setahun kemudian, nilainya naik menjadi Rp71,896 triliun dan Kaltim berada di peringkat kedelapan.

Pada 2024, investasi kembali meningkat menjadi Rp76,335 triliun sehingga Kaltim menempati peringkat ketujuh nasional. Sementara pada 2025, realisasi investasi mencapai Rp79,86 triliun dan menempatkan Kaltim di posisi kedelapan.

BACA JUGA:

BUMA Internasional (DOID) Suntik Modal US$4,7 Juta ke Grup Moura Materials - ibukotakini.com

Hingga semester I 2026, realisasi investasi Kaltim tercatat Rp34,141 triliun dengan capaian 37,86 persen dan berada di peringkat kesembilan nasional.

Seno Aji Dorong Minat Investor Jadi Realisasi

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan tantangan pemerintah daerah bukan hanya menarik minat investor, tetapi memastikan ketertarikan tersebut berujung pada investasi yang benar-benar terealisasi.

“Penting kita menindaklanjuti minat investor, sehingga minat tersebut menjadi realisasi investasi,” kata Seno.

Menurutnya, investasi memiliki peran strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi Kaltim sekaligus memperluas sumber pertumbuhan yang berkelanjutan.

BACA JUGA:

Balikpapan Jadi Pusat Remanufaktur XCMG Pertama di Luar China - ibukotakini.com

Karena itu, RIRU diminta memperkuat koordinasi dalam menyiapkan proyek, memperluas jejaring investor, serta mengawal proses investasi hingga tahap realisasi.

“RIRU sebagai ujung tombak masuknya investasi di Kaltim. Kita perlu mengimplementasikan Roadmap RIRU Kaltim 2026–2028 secara konsisten, baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota maupun mitra investasi seperti Kadin,” ujarnya.

Sri menambahkan, Roadmap RIRU Kaltim telah menjadi salah satu rujukan pengembangan RIRU di tingkat nasional.

Dengan penguatan koordinasi tersebut, Pemprov Kaltim berharap potensi investasi, terutama industri dan hilirisasi, dapat lebih cepat dikonversi menjadi proyek yang terealisasi dan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.***

BACA JUGA:

Proyek Gasifikasi Rp20 Triliun Masuk Kutai Timur - ibukotakini.com