
2.801 Warga Sangkulirang-Kaliorang Terlayani Air PDAM
- Pasokan SPAM KEK Maloy Capai 3.000 Meter Kubik per Hari
Kutai Timur
IBUKOTAKINI.COM – Penantian warga di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk mendapatkan pasokan air bersih mulai terjawab. Distribusi air dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy kini mulai mengalir merata ke Kecamatan Sangkulirang dan Kaliorang.
Melalui optimalisasi sistem pengaliran terpadu, pasokan air curah dari SPAM KEK Maloy mencapai 3.000 meter kubik per hari. Kapasitas tersebut dialokasikan untuk melayani sedikitnya 2.801 sambungan rumah di dua kecamatan pesisir Kutim.
Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim, Suparjan, mengatakan proses normalisasi distribusi air bersih terus dilakukan agar seluruh pelanggan di wilayah sasaran dapat memperoleh pasokan secara stabil.
Air Bersih Sangkulirang Mulai Normal
Di Kecamatan Sangkulirang, masyarakat di Desa Benua Baru Ulu dan Benua Baru Ilir mulai merasakan normalisasi aliran air bersih.
Suparjan mengatakan pengaliran air di dua desa tersebut telah memasuki tahap normalisasi dan distribusinya mulai menjangkau pelanggan secara merata.
“Untuk Desa Benua Baru Ulu dan Benua Baru Ilir di Kecamatan Sangkulirang, pengaliran air bersih sudah memasuki tahap normalisasi secara merata,” ujar Suparjan dalam siaran pers, Rabu (19/8/2026).
Jalur Sangkulirang mendapatkan pasokan sekitar 1.500 meter kubik air per hari. Volume tersebut diproyeksikan menopang kebutuhan sekitar 1.400 sambungan rumah.
Distribusi Air Bersih Kaliorang Dikebut
Sementara itu, Perumdam TTB Kutim juga mempercepat normalisasi distribusi air bersih di Kecamatan Kaliorang.
Wilayah yang menjadi sasaran pengaliran meliputi Desa Bumi Sejahtera, Citra Manunggal Jaya, Bangun Jaya, Kaliorang Kampung, hingga pelanggan di sepanjang Jalan Poros Desa Bukit Harapan.
Menurut Suparjan, pengaliran air di wilayah tersebut sedang dalam proses normalisasi agar distribusi kepada pelanggan dapat berlangsung lebih stabil.
“Di wilayah Kaliorang saat ini sedang dalam proses. Insya Allah, hari ini pengaliran air di wilayah tersebut juga sudah terlayani memasuki tahap normalisasi,” tegasnya.
Jalur Kaliorang memperoleh alokasi 1.500 meter kubik per hari untuk melayani sekitar 1.401 sambungan pelanggan.
Pasokan SPAM KEK Maloy Capai 3.000 Meter Kubik per Hari
Pasokan air bersih untuk Sangkulirang dan Kaliorang bersumber dari SPAM KEK Maloy dengan kapasitas distribusi mencapai 3.000 meter kubik per hari.
Air curah tersebut terlebih dahulu dipusatkan ke fasilitas booster di Desa Bumi Sejahtera, Kecamatan Kaliorang, sebelum kemudian dialirkan dan dibagi ke dua jalur utama menuju Kaliorang dan Sangkulirang.
Optimalisasi sistem distribusi ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi persoalan bagi sebagian masyarakat di wilayah pesisir Kutai Timur.
Dengan total sekitar 2.801 sambungan pelanggan yang menjadi sasaran layanan, Perumdam TTB Kutim berharap cakupan pelayanan air minum di Sangkulirang dan Kaliorang dapat semakin luas.
Warga Diminta Bijak Gunakan Air
Meski distribusi air mulai memasuki tahap normalisasi, Perumdam TTB Kutim tetap mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak agar kebutuhan seluruh pelanggan dapat terpenuhi secara optimal.
Selain menjaga penggunaan air, Suparjan juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian kawasan Pegunungan Sekerat.
Kawasan tersebut memiliki peran penting sebagai penyangga ekologis dan kawasan resapan yang menjaga ketersediaan sumber air bagi sejumlah wilayah di Kutai Timur, termasuk Bengalon, Kaliorang, Sangkulirang, dan sekitarnya.
Menurutnya, keberlanjutan pasokan air bersih tidak hanya bergantung pada infrastruktur distribusi, tetapi juga pada komitmen bersama untuk menjaga lingkungan dan sumber-sumber air.
Dengan mulai normalnya pengaliran dari SPAM KEK Maloy, masyarakat di Sangkulirang dan Kaliorang kini diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih stabil dan merata.***
