
200 Balita Gizi Kurang di PPU Terima Bantuan Pangan
- Pemkab Percepat Penurunan Stunting
Penajam
IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada 200 balita berstatus gizi kurang dan gizi buruk sebagai bagian dari upaya mempercepat penurunan stunting dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Program yang dijalankan Dinas Ketahanan Pangan PPU ini menyasar balita di empat kecamatan dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), hingga Dinas Sosial.
Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan penanganan stunting dan kerentanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu memperbaiki kondisi gizi masyarakat.
"Program ini terus berjalan setiap tahun sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam menangani kerentanan sosial. Harapan kami, bantuan ini dapat membantu menurunkan angka gizi buruk, mempercepat penurunan stunting, sekaligus meringankan beban keluarga yang membutuhkan," kata Mudyat dalam pernyataan resmmi dikutip Rabu (22/7/2026).
BACA JUGA:
Turunkan Angka Stunting, 10 Balita di Balikpapan Terima Makanan Tambahan - ibukotakini.com
Ia menjelaskan, selain menyalurkan bantuan pangan, pemerintah daerah juga terus memperkuat cadangan pangan sebagai langkah antisipasi menghadapi kerawanan pangan maupun kondisi darurat.
Menurut Mudyat, sinergi antar-OPD membuat keluarga penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan bahan pangan, tetapi juga pendampingan kesehatan dan intervensi lain yang dibutuhkan untuk memperbaiki status gizi balita.
"Kami ingin seluruh program bantuan berjalan secara terpadu sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih komprehensif," ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah PPU Tohar menegaskan penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.
BACA JUGA:
Jelang Operasional PT Ithaca Resources, Bupati Ingatkan Kuota Pekerja Lokal - ibukotakini.com
"Program ini memiliki sasaran yang sama sehingga Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan DPPKB bergerak secara terpadu. Penanganannya saling melengkapi, bukan berjalan sendiri-sendiri," katanya.
200 Balita Jadi Sasaran Bantuan CPPD PPU
Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU menjelaskan, bantuan CPPD tahun 2026 diberikan kepada 200 balita berstatus gizi kurang dan gizi buruk yang tersebar di seluruh wilayah kerja puskesmas.
Rinciannya meliputi Puskesmas Penajam sebanyak 48 balita, Waru 39 balita, Sotek 20 balita, Semoi II 19 balita, Babulu Darat 17 balita, Sebakung Jaya 15 balita, Bukit Raya 11 balita, Maridan 9 balita, Petung 9 balita, Gunung Intan 7 balita, dan Tegin Baru 6 balita.
Pada tahap pertama, bantuan disalurkan kepada penerima manfaat di wilayah kerja Puskesmas Penajam dan Puskesmas Petung. Sementara wilayah lainnya akan menerima bantuan secara bertahap.
Isi Paket Bantuan Pangan untuk Balita
Setiap keluarga penerima memperoleh paket bantuan yang terdiri atas:
- 10 kilogram beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD);
- dua rak telur;
- susu;
- minyak goreng;
- gula pasir;
- kacang hijau;
- tepung terigu; dan
- baking powder.
Paket tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mendukung percepatan perbaikan status gizi balita.
Pemkab PPU berharap program ini dapat menekan angka stunting dan gizi buruk secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kolaborasi lintas sektor.***
