Petugas melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah pedalaman.
Kutai Timur

3 Desa di Kutim Belum Teraliri Listrik PLN, PLTS Komunal Jadi Solusi

  • 141 Desa Masuk Data Elektrifikasi Kutim
Kutai Timur
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pemerataan elektrifikasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, terus dikebut. Hingga Agustus 2026, sebanyak 115 desa telah menikmati layanan listrik PLN selama 24 jam, sementara tiga desa masih belum teraliri listrik PLN.

Ketiga desa tersebut yakni Pulau Miang, Sandaran, dan Tanjung Mangkalihat.

Data Existing Listrik Kabupaten Kutai Timur per Agustus 2026 menunjukkan, penyediaan listrik di Kutim kini berlangsung dalam sejumlah tahapan. 

Mulai dari desa yang sudah menikmati listrik 24 jam, pemasangan kWh meter, pembangunan jaringan dan tiang, hingga persiapan pembangkit untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan PLN.

BACA JUGA:

63 Titik Kaltara Diterangi PLN, Akses Listrik hingga Perbatasan - ibukotakini.com

Untuk tiga desa yang belum mendapatkan layanan PLN, penyediaan listrik direncanakan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal.

Pendekatan tersebut dipilih untuk menjawab tantangan geografis wilayah yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.

Selain PLTS Komunal, terdapat pula alternatif Alat Penggerak Diesel Listrik (APDAL) untuk wilayah tertentu yang membutuhkan pola penyediaan energi secara khusus.

141 Desa Masuk Data Elektrifikasi Kutim

Secara keseluruhan, data Agustus 2026 mencatat 141 desa dalam berbagai tahapan penyediaan layanan kelistrikan di Kutim.

BACA JUGA:

PLN Ajak Pelajar Balikpapan Jadi Pelopor Keselamatan Listrik - ibukotakini.com

Sebanyak 115 desa di antaranya telah menikmati listrik PLN selama 24 jam. Desa-desa tersebut tersebar mulai dari wilayah perkotaan hingga kawasan pedalaman.

Di Kecamatan Sangatta Utara, misalnya, listrik PLN 24 jam telah tersedia di Sangatta Utara, Swarga Bara, Singa Gembara, dan Teluk Lingga.

Sementara di Sangatta Selatan, layanan listrik 24 jam telah menjangkau Teluk Singkama, Sangkima, Sangatta Selatan, dan Singa Geweh.

Namun, masih ada pekerjaan lanjutan di wilayah tersebut. Dusun Airport dan Dusun Teluk Lombok di Desa Sangkima masuk dalam rencana kelistrikan 2026. Realisasinya masih membutuhkan persetujuan amandemen perjanjian kerja sama dengan Balai Taman Nasional Kutai karena jalur jaringan listrik direncanakan melintasi kawasan Taman Nasional Kutai.

BACA JUGA:

Ada 'Ledakan' Data Center di Indonesia, PGE Siapkan Panas Bumi Pasok Listrik AI - ibukotakini.com

Layanan listrik 24 jam juga telah tersedia di sejumlah desa di Teluk Pandan, Bengalon, Kaliorang, dan Kaubun.

Di Teluk Pandan terdapat enam desa yang telah teraliri listrik PLN 24 jam, yakni Suka Damai, Suka Rahmat, Kandolo, Teluk Pandan, Danau Redan, dan Martadinata.

Sedangkan di Bengalon, sembilan desa telah menikmati layanan serupa. Di antaranya Sepaso, Keraitan, Tepian Indah, Tepian Baru, Sekerat, Muara Bengalon, Sepaso Timur, Sepaso Selatan, dan Sepaso Barat.

Sejumlah Desa Masih Menunggu Sambungan

Perluasan elektrifikasi tidak berhenti pada desa yang sudah mendapatkan jaringan. Sejumlah wilayah masih berada dalam tahap penyambungan pelanggan.

BACA JUGA:

Perusahaan Iklan Ini Kepincut Bisnis Ekosistem AI - ibukotakini.com

Di Kecamatan Sangkulirang, Pelawan, Tepian Terap, Mandu Dalam, Mandu PS, Saka, dan Peridan tercatat dalam tahap pemasangan kWh meter untuk penyambungan pelanggan.

Tahapan serupa berlangsung di Mawai Indah, Beno Harapan, Mugi Rahayu, dan Himba Lestari di Kecamatan Batu Ampar.

Sementara di Kecamatan Muara Bengkal, Senambah dan Mulupan juga masuk tahap pemasangan kWh meter.

Ada pula desa yang masih menunggu pembangunan infrastruktur jaringan. Tepian Langsat dan Tebangan Lembak di Kecamatan Bengalon, misalnya, tercatat dalam proses pemasangan tiang dan masih menunggu ketersediaan tiang.

BACA JUGA:

PLN UID Kaltimra Nyalakan Listrik untuk 32 Keluarga Prasejahtera - ibukotakini.com

Sejumlah desa lainnya telah masuk anggaran 2026 berdasarkan hasil survei dan berada dalam proses pengerjaan. Wilayah tersebut antara lain Tanjung Manis dan Perupuk di Sangkulirang; Susuk Luar, Susuk Tengah, Susuk Dalam, Marukangan, dan Tadoan di Sandaran; Long Poq Baru di Muara Ancalong; serta Mekar Baru di Busang.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Kabupaten Kutai Timur Deky Hermawan mengatakan, peningkatan elektrifikasi merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berkolaborasi dengan PLN agar penyediaan dan penyambungan listrik dapat menjangkau lebih banyak wilayah, terutama desa-desa yang masih berada dalam tahapan pengerjaan,” kata Deky.***