
31 Anggota Pramuka Balikpapan Terima Penghargaan
- Tanda Penghargaan Pancawarsa kepada 31 anggota Kwartir Cabang Kota Balikpapan
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, memberikan apresiasi tinggi kepada para pengabdi Gerakan Pramuka.
Ia menyerahkan Tanda Penghargaan Pancawarsa kepada 31 anggota Kwartir Cabang Kota Balikpapan di sela-sela Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di halaman Balaikota Balikpapan.
"Penghargaan ini menjadi betuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian para pembina, pelatih, serta pengurus dalam membentuk karakter generasi muda," tuturnya, Jumat 14 Agustus 2026.
Adapun daftar penerima penghargaan tersebut meliputi Dr. Ir. H. Bagus Susetyo (WaKa. Mabi Kwarcab) yang menerima Pancawarsa I, serta H Muhaimin (Anggota Mabi Kwarda Kaltim) yang menerima Pancawarsa VII.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/warga-balikpapan-diminta-hentikan-aktivitas-3-menit-pada-17-agustus
Sejumlah tokoh lain turut menerima penghargaan serupa, di antaranya Irfan Taufik, Usman Ali, Ariefda Aida Kuntjoro, hingga Yulita Kusuma Lestari.
Penghargaan Pancawarsa VII juga diberikan kepada Rustam Jouhary, sebagai Anggota Korps Pelatih.Sementara itu, Dra. H. Nur Isniyati, dan Siti Rohani menerima Pancawarsa IV. Anugerah Pancawarsa III diberikan kepada Eni Fajriani, dan Faridah.
Sejumlah pendidik dan pengurus lainnya seperti Dwi Handayani, Harianto, Juraidah, Khairunniza, Sri Rahayu, serta Yutmiatin menerima Pancawarsa II.
Rangkaian penghargaan ini ditutup dengan penerima Pancawarsa I seperti Aprilia Susanti, Aswaty, Dian Sakti Istiqomah, Eli Janati, Herlina Husna Bela, Misbahul Munir, Nur Ana Masruro, Rahmad Basuki, Rahmat, Suarni, Wahyuddin, dan Yuli Suprihatin.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/pemkot-dan-dprd-balikpapan-sepakati-kua-ppas-2027
Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengusung tema Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.
Menurut Rahmad dalam sambutannya, tema ini merupakan wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2, khususnya swasembada pangan, energi, dan air.
"Anggota Pramuka diharapkan terlibat langsung dalam isu-isu strategis daerah, khususnya dalam peran sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujar Rahmad.
Lebih lanjut, Wali Kota memberikan lima pesan kunci bagi Gerakan Pramuka Kota Balikpapan.
Pertama, manajemen kepanduan harus bertransformasi menjadi organisasi modern, profesional, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Kedua, Pramuka harus aktif berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah sebagai penyangga IKN. Ketiga, Pramuka wajib menjadi benteng pertahanan moral generasi muda di tengah arus globalisasi dan pengaruh budaya asing.
"Kemudian yang Keempat, Pramuka Balikpapan diminta untuk terus mempertahankan serta meningkatkan prestasi di tingkat regional maupun nasional," katanya.
Anggota Pramuka diminta memaksimalkan pemanfaatan lahan Bumi Perkemahan baru seluas 25 hektare di KM 13 Balikpapan Utara sebagai pusat pelatihan kepemimpinan dan keterampilan alam yang produktif.
"Jadikan momentum ini untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," pungkas Wali Kota. ***
