4 Poktan Balikpapan Utara Dapat Air, DKPPP Gandeng BWS IV Atasi Kemarau
Balikpapan

4 Poktan Balikpapan Utara Dapat Air, DKPPP Gandeng BWS IV Atasi Kemarau

  • Selamatkan Lahan Pertanian dari Kekeringan, DKPPP Balikpapan Gandeng BWS Salurkan Air Tangki
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Di tengah ancaman kekeringan akibat musim kemarau panjang, Pemerintah Kota Balikpapan bergerak cepat menyelamatkan sektor pertanian. 

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Balikpapan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kalimantan melaksanakan pendistribusian air bersih untuk lahan pertanian di wilayah Balikpapan Utara, baru-baru ini. 

Langkah sinergis ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi tanaman tetap terpenuhi dan aktivitas budidaya petani tidak terhenti. 

Kepala DKPPP Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa pendistribusian air dilakukan dengan menggunakan mobil tangki air. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pasokan-kurang-cabai-rawit-penyumbang-inflasi-balikpapan

Air tersebut disalurkan langsung ke kawasan pertanian yang mengalami kekurangan pasokan air. 

"Dalam upaya membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian di tengah kondisi musim kemarau, telah dilaksanakan pendistribusian air kepada kelompok tani (Poktan) di wilayah Balikpapan Utara, melalui dukungan Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan," terang Sri Wahyuningsih saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026). 

Sri menambahkan, air yang didistribusikan ini untuk membantu ketersediaan air di lahan pertanian sehingga tanaman tetap mendapat kebutuhan air dan kegiatan budidaya dapat terus berjalan. 

"Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui BWS ini sangat penting dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi mengancam ketahanan pangan di Kota Balikpapan," tuturnya. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/stok-beras-bulog-kaltim-15-000-ton-aman-hingga-akhir-2026

Tercatat, ada 4 kelompok tani (Poktan) yang mendapatkan distribusi air dari BWS Wilayah IV Kalimantan. Keempat kelompok tani tersebut merupakan hasil rekomendasi dari Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan. 

Kriteria penerima bantuan pun selektif

Ia menjelaskan kelompok tani yang mendapatkan distribusi adalah mereka yang selama ini telah memiliki tempat-tempat penampungan air mandiri di kawasan pertanian mereka. 

"Yang mendapatkan distribusi adalah kelompok tani yang selama ini memiliki tempat-tempat penampungan air di kawasan pertanian mereka seperti embung-embung atau tandon-tandon," jelas Sri. 

Disebutkannya, dengan adanya embung dan tandon tersebut, air dari tangki yang dikirim BWS dapat ditampung dan dimanfaatkan secara optimal untuk penyiraman lahan dalam jangka waktu lebih lama, bukan hanya sekali pakai. 

Langkah ini diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian di Balikpapan Utara yang menjadi salah satu lumbung pangan dan hortikultura Kota Minyak, hingga musim hujan tiba. 

"Seluruh kelompok tani lainnya untuk terus memperkuat infrastruktur penampungan air sederhana sebagai langkah mitigasi menghadapi kekeringan di tahun-tahun mendatang," pungkasnya. ***