
4 Tanda Bearing Motor Rusak, Kenali Sebelum Roda Bermasalah
- Pemeriksaan kondisi komponen motor secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini
Tren
IBUKOTAKINI.COM - Bearing menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor yang kerap luput dari perhatian pengendara. Padahal, komponen ini berperan dalam menjaga roda berputar lancar dan stabil.
Jika bearing mulai aus, kenyamanan hingga keamanan berkendara dapat ikut terdampak. Karena itu, pengguna sepeda motor perlu mengenali tanda-tanda bearing bermasalah dan mengetahui kapan komponen tersebut harus diperiksa atau diganti.
Astra Motor Kaltim 1 membagikan sejumlah tips untuk membantu pengguna sepeda motor Honda mengenali gejala bearing yang mulai mengalami keausan.
Manager Marketing Astra Motor Kaltim 1 Andreas Nathanael mengatakan, pemeriksaan kondisi komponen motor secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini.
BACA JUGA:
Menurut dia, jarak tempuh bukan satu-satunya patokan untuk menentukan kapan bearing perlu diperiksa atau diganti.
“Bearing memiliki peran penting dalam menjaga roda tetap berputar dengan baik. Karena itu, konsumen sebaiknya tidak hanya berpatokan pada kilometer, tetapi juga memperhatikan tanda-tanda yang muncul saat motor digunakan,” kata Andreas pada Minggu, 20 September 2026.
Dia menambahkan, pemeriksaan berkala di AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) dapat membantu memastikan kondisi komponen tetap optimal.
4 Tanda Bearing Motor Harus Diperiksa atau Diganti
Berikut sejumlah gejala yang perlu diperhatikan pengendara ketika bearing roda sepeda motor mulai mengalami masalah.
1. Muncul Suara Dengung atau Kasar
Suara dengung, bunyi kasar, atau suara tidak biasa saat roda berputar dapat menjadi indikasi bearing mulai aus.
Pengendara perlu memperhatikan perubahan suara yang muncul ketika motor digunakan.
2. Roda Terasa Goyang atau Longgar
Roda yang terasa memiliki kelonggaran atau bergerak secara tidak semestinya dapat menjadi tanda adanya masalah pada bearing.
Kondisi tersebut sebaiknya segera diperiksa oleh teknisi.
3. Putaran Roda Terasa Berat
Bearing yang kondisinya menurun dapat membuat putaran roda terasa seret, berat, atau tidak lagi mulus.
Perubahan putaran roda menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai pengendara.
4. Motor Sering Melintasi Jalan Basah dan Berlumpur
Air dan kotoran yang masuk ke area bearing dapat mempercepat kerusakan komponen.
Karena itu, kebersihan dan pemeriksaan bearing perlu diperhatikan, terutama setelah motor digunakan di jalan basah atau berlumpur.
Jangan Tunggu Bearing Rusak Parah
Pihaknya mengimbau konsumen agar tidak menunggu hingga muncul kerusakan yang lebih parah sebelum memeriksa kondisi bearing motor.
Jika pengendara menemukan gejala seperti suara kasar, roda terasa tidak stabil, atau putaran roda tidak normal, pemeriksaan dapat segera dilakukan di AHASS.
Perawatan rutin dan perhatian terhadap kondisi komponen menjadi langkah penting untuk menjaga performa sepeda motor sekaligus mendukung pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman. ***
