
462 Guru Lolos Seleksi Penerimaan di Balikpapan
- Rekrutmen guru dengan skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) mulai menunjukkan hasil
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat layanan pendidikan di sekolah negeri. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, rekrutmen guru dengan skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) mulai menunjukkan hasil. Dari total kebutuhan 643 guru, sebanyak 462 peserta dinyatakan lolos seleksi tahap pertama.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan ratusan guru yang lolos kini tengah menjalani proses pendaftaran ulang dan melengkapi administrasi sebagai syarat pengangkatan.
“Pada tahap pertama ini, sekitar 462 guru dinyatakan lolos. Saat ini mereka sedang melengkapi persyaratan administrasi untuk pendaftaran ulang,” kata Irfan, Rabu (14/1/2026).
Meski demikian, kebutuhan tenaga pendidik di Balikpapan belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total formasi yang disiapkan, masih terdapat kekurangan sekitar 180 guru. Kekosongan tersebut akan dipenuhi melalui seleksi tahap kedua yang segera dibuka.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/rekrutmen-guru-dibuka-disdikbud-balikpapan-cari-643
“Nantinya akan ada seleksi tahap kedua untuk menggenapi kebutuhan guru PJLP. Prosesnya masih berjalan dan belum terpenuhi seluruhnya,” kata Irfan.
Ia menegaskan, rekrutmen guru PJLP memiliki dasar hukum yang jelas. Pelaksanaannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 11 Tahun 2025 tentang pemenuhan beban kerja guru.
Dalam skema PJLP, guru diwajibkan memenuhi beban kerja mengajar minimal 24 jam pelajaran dan maksimal 30 jam pelajaran per pekan. Setelah seluruh proses administrasi rampung, penandatanganan kontrak kerja dijadwalkan pada 14 Januari 2026, disusul mulai bertugas di sekolah masing-masing pada 15 Januari 2026.
Terkait minat pendaftar, Irfan menepis anggapan bahwa rekrutmen PJLP sepi peminat. Menurutnya, lebih dari 1.000 orang mendaftar dalam seleksi tahun ini. Namun, tidak semua pelamar memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan.
“Pendaftarnya lebih dari seribu orang. Yang lolos sekitar 400-an karena seleksi dilakukan ketat,” ujarnya.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/mulai-2026-gratis-ukt-untuk-seluruh-mahasiswa-asal-kaltim
Salah satu faktor utama banyak pelamar gugur adalah ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan formasi yang dibutuhkan. Disdikbud menekankan pentingnya linearitas pendidikan bagi calon guru.
“Masih ada pelamar dengan latar belakang yang tidak sesuai, seperti sarjana hukum atau administrasi yang mendaftar untuk formasi guru mata pelajaran tertentu. Itu tidak bisa kami terima,” imbuh Irfan.
Disdikbud Balikpapan berharap seleksi tahap kedua dapat segera dilaksanakan agar kebutuhan tenaga pendidik di sekolah negeri dapat terpenuhi secara optimal, seiring komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan mutu pendidikan.
"Sisanya seleksi kedua. Harapannya di seleksi kedua jumlah tersedia dapat terpenuhi," tutupnya. ***
