
6 Penyebab Mobil Boros BBM dan Cara Mengeceknya, Jangan Diabaikan
- Dengan memperhatikan kondisi komponen dan mengubah kebiasaan berkendara, konsumsi BBM mobil dapat dijaga
Tren
IBUKOTAKINI.COM - Pengeluaran untuk membeli bensin tiba-tiba meningkat, padahal jarak dan frekuensi berkendara tidak berubah? Kondisi tersebut bisa menjadi tanda mobil mulai boros BBM.
Konsumsi BBM mobil yang meningkat tidak selalu disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar. Masalah pada komponen kendaraan hingga kebiasaan berkendara juga dapat membuat penggunaan BBM menjadi lebih banyak.
Jika dibiarkan, mobil boros BBM tentu akan membuat biaya operasional membengkak. Apalagi bagi pemilik kendaraan yang menggunakan mobil setiap hari.
Karena itu, penting mengetahui penyebab konsumsi BBM meningkat sekaligus cara mengatasinya.
Berikut sejumlah faktor yang perlu diperhatikan, seperti dirangkum dari TRAC.
1. Tekanan Ban Mobil Tidak Sesuai
Salah satu penyebab mobil boros BBM yang sering luput dari perhatian adalah tekanan ban yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan.
Ban yang kekurangan angin membuat hambatan gulir atau rolling resistance meningkat. Kondisi tersebut membuat mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan. Akibatnya, konsumsi BBM dapat meningkat.
Pastikan tekanan ban selalu sesuai rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara berkala, terutama sebelum mobil digunakan untuk perjalanan jauh.
2. Filter Udara Mobil Kotor
Filter udara berfungsi menyaring udara sebelum masuk ke ruang pembakaran mesin.
Jika filter udara kotor atau tersumbat, pasokan udara ke mesin menjadi tidak optimal. Proses pembakaran pun bisa menjadi kurang efisien.
Dalam kondisi tersebut, mesin dapat membutuhkan lebih banyak BBM untuk menghasilkan tenaga yang dibutuhkan.
Karena itu, kondisi filter udara perlu diperiksa dan dibersihkan atau diganti sesuai jadwal perawatan kendaraan.
3. Kebiasaan Berkendara Agresif
Gaya mengemudi juga berpengaruh terhadap konsumsi BBM.
Sering melakukan akselerasi secara mendadak, mengerem tiba-tiba, atau mempertahankan putaran mesin tinggi dapat membuat konsumsi bahan bakar meningkat.
Selain membuat mobil lebih boros BBM, gaya berkendara agresif juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Sebaliknya, berkendaralah dengan kecepatan stabil dan lakukan akselerasi secara bertahap.
4. Perawatan Mesin Tidak Teratur
Perawatan mesin secara rutin bukan hanya penting untuk menjaga performa kendaraan, tetapi juga membantu mempertahankan efisiensi konsumsi BBM.
Oli mesin yang sudah menurun kualitasnya, busi yang aus, hingga injektor bahan bakar yang kotor dapat membuat proses pembakaran tidak optimal.
Kondisi tersebut berpotensi membuat penggunaan BBM semakin boros.
Pastikan servis berkala dilakukan sesuai rekomendasi pabrikan agar kondisi komponen mesin tetap terjaga.
5. Mobil Sering Membawa Beban Berlebihan
Semakin berat beban yang dibawa, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin untuk menggerakkan kendaraan.
Karena itu, kebiasaan membawa barang yang sebenarnya tidak diperlukan dapat membuat konsumsi BBM meningkat.
Sebaiknya keluarkan barang-barang yang tidak diperlukan dari kabin maupun bagasi. Selain membuat mobil lebih ringan, langkah ini juga membuat ruang penyimpanan lebih tertata.
6. AC Mobil Digunakan Terus-menerus
Penggunaan AC juga dapat memengaruhi konsumsi BBM karena sistem pendingin memberikan tambahan beban kerja pada mesin.
Dampaknya dapat lebih terasa ketika mobil digunakan dalam kondisi lalu lintas padat atau kemacetan.
Gunakan AC secara bijak dan atur suhunya sesuai kebutuhan agar kabin tetap nyaman tanpa memberikan beban berlebihan pada kendaraan.
Cara Membuat Mobil Lebih Hemat BBM
Selain memastikan kondisi mobil tetap prima, kebiasaan berkendara yang tepat dapat membantu mengurangi konsumsi BBM.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
• Berkendara dengan kecepatan stabil dan menghindari akselerasi mendadak.
• Melakukan servis dan perawatan mesin secara rutin.
• Memeriksa tekanan ban secara berkala.
• Tidak membawa barang yang tidak diperlukan.
• Mematikan mesin jika harus berhenti dalam waktu lama dan kondisi memungkinkan.
• Menggunakan BBM sesuai spesifikasi yang direkomendasikan untuk kendaraan.
Dengan memperhatikan kondisi komponen dan mengubah kebiasaan berkendara, konsumsi BBM mobil dapat dijaga agar tetap efisien.
Jika mobil tiba-tiba menjadi jauh lebih boros tanpa perubahan pola penggunaan, pemilik kendaraan sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut di bengkel untuk mengetahui penyebabnya. ***
