Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Tren

6 Pernyataan Menohok Presiden Prabowo di DPR, Kritik Pengusaha, Ancam Koruptor

  • Tantang Pasar Global soal Sawit dan Batu Bara
Tren
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM — Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis, 20 Mei 2026 memicu perhatian luas publik. 

Dalam pidato bertema ekonomi tersebut, Prabowo melontarkan sejumlah kritik tajam dan pernyataan kontroversial, mulai dari arah sistem ekonomi nasional, dugaan kecurangan pengusaha, hingga sindiran terhadap aparat keamanan yang diduga menjadi backing tambang ilegal.

Berikut enam pernyataan Presiden yang paling menohok dan ramai diperbincangkan publik:

1. Kritik Keras Sistem Ekonomi Nasional

Prabowo secara terbuka mempertanyakan arah pembangunan ekonomi Indonesia. Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi nasional yang rata-rata mencapai 5 persen per tahun, namun dinilai tidak sejalan dengan kondisi masyarakat.

BACA JUGA:

Pasar Modal Syariah Indonesia Melonjak, Investor Tumbuh 425 Kali Lipat - ibukotakini.com

Ekonomi Kaltim Tumbuh Positif Berkat Hilirisasi dan UMKM - ibukotakini.com

Menurutnya, dalam tujuh tahun terakhir ekonomi memang tumbuh sekitar 35 persen secara akumulatif. Namun di sisi lain, jumlah kelas menengah justru menurun dan angka kemiskinan meningkat.

Ia menyebut kondisi tersebut sebagai tanda bahwa sistem ekonomi nasional berada di jalur yang tidak tepat. Bahkan Prabowo mengingatkan, jika pola ekonomi seperti sekarang terus dipertahankan, Indonesia akan sulit menjadi negara makmur.

Pernyataan itu dinilai sebagai kritik paling keras terhadap arah kebijakan ekonomi nasional selama bertahun-tahun terakhir.

2. Tantang Pasar Global soal Sawit dan Batu Bara

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung posisi Indonesia sebagai produsen besar kelapa sawit dan batu bara dunia. Ia menilai aneh karena harga komoditas strategis tersebut justru ditentukan negara lain.

BACA JUGA:

Harga TBS Sawit Kaltim Tembus Rp3.623 per Kg Dipicu Pasar Global - ibukotakini.com

Cegah Konflik Perkebunan Sawit, Ini yang Dilakukan Disbun Kutim - ibukotakini.com

Ia meminta harga sumber daya alam Indonesia ditentukan di dalam negeri, bukan didikte pasar internasional.

“Kalau mereka enggak mau beli pakai harga kita ya enggak usah beli, kita pakai kelapa sawit kita sendiri,” tegasnya.

Ia bahkan mengatakan lebih baik cadangan nikel dan emas disimpan di dalam tanah untuk generasi mendatang daripada dijual murah ke luar negeri.

Pernyataan itu dianggap berani karena dinilai menantang mekanisme pasar bebas global.

3. Tuduh Ada Fraud Massal Pengusaha

Prabowo juga mengungkap dugaan praktik manipulasi ekspor yang dilakukan sejumlah pengusaha. Ia menyebut modus seperti under-invoicing, undercounting, hingga transfer pricing masih marak terjadi.

Menurutnya, banyak perusahaan sengaja membuat perusahaan bayangan di luar negeri untuk mengurangi nilai ekspor yang dilaporkan di Indonesia.

Ia bahkan menyebut ada laporan ekspor yang hanya mencantumkan sekitar 50 persen dari nilai sebenarnya.

BACA JUGA:

Harga TBS Sawit Naik Signifikan, Tertinggi Rp 3.558,33 per kilogram - ibukotakini.com

BPDP Buka Grant Riset 2026 untuk Akademisi, Begini Cara Daftarnya! - ibukotakini.com

Sambil berseloroh kepada anggota DPR yang hadir, Prabowo melontarkan sindiran tajam.

“Banyak di antara kalian senyum, mungkin di antara kalian ada pengusaha-pengusaha juga di ruangan ini, berarti tahu apa yang saya bicara,” ujarnya.

Pernyataan itu langsung memicu polemik karena dinilai menuding praktik fraud dilakukan secara masif.

4. Ultimatum Bea Cukai dan ASN Nakal

Prabowo turut menyoroti buruknya birokrasi dan pelayanan di sektor kepabeanan. Ia menilai sistem di Bea Cukai masih lambat dan rawan penyelewengan.

Ia bahkan mengancam akan mencopot pimpinan institusi jika pembenahan tidak segera dilakukan.

Prabowo juga menegaskan aparatur sipil negara tidak kebal dari pemecatan.

BACA JUGA:

Lebih 100 ASN Pemkot Balikpapan Pensiun hingga Mei 2026 - ibukotakini.com

Pertahankan 7.000 PPPK, Bupati Kutim Pangkas Tunjangan Pegawai - ibukotakini.com

“Jangan mentang-mentang sudah jadi ASN tidak bisa diberhentikan. Kalau enggak, suruh dia tinggal di rumah aja biar dia malu sama istrinya dan anaknya,” katanya.

Ucapan itu menjadi sorotan karena dinilai sangat keras terhadap birokrasi pemerintahan.

5. Ancam Gunakan Radar Militer Cari Bunker Koruptor

Dalam upaya memberantas korupsi dan mafia tambang ilegal, Prabowo mengaku akan memakai teknologi intelijen pertahanan dan satelit canggih.

Ia menyebut teknologi tersebut mampu memotret kondisi detail hingga pohon per pohon.

BACA JUGA:

Prabowo Sentil Pengusaha Tambang: Kekayaan Alam Tak Boleh Lari ke Luar Negeri - ibukotakini.com

Ditreskrimsus Polda Kaltim Juara Nasional, Selamatkan Aset Korupsi Rp76 Miliar - ibukotakini.com

Presiden juga memperingatkan pihak-pihak yang menyembunyikan uang hasil korupsi di bunker bawah tanah.

“Saudara-saudara yang punya bungker-bungker disembunyikan, nanti kita ketemu juga kekayaanmu,” ujarnya.

Pernyataan itu langsung menyita perhatian karena menggunakan pendekatan teknologi militer dalam isu pemberantasan korupsi.

6. Sindir Oknum TNI dan Polri Jadi Backing

Pernyataan lain yang paling kontroversial muncul saat Prabowo membahas praktik tambang dan kebun ilegal di kawasan hutan lindung.

Ia menyebut penegakan hukum sering sulit dilakukan karena adanya backing dari oknum aparat keamanan.

“Tapi biasanya mereka-mereka itu ada backing-nya. Nah backing-nya biasanya seragamnya itu kalau enggak hijau ya coklat,” katanya.

Ia kemudian mengingatkan agar oknum tersebut tidak mencemarkan nama baik institusi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.***