Sebanyak 75 UMKM Balikpapan Utara daftar Festival Layanan 28 April 2026.
UMKM

75 UMKM Balikpapan Utara Ikuti Festival Layanan 28 April 2026

  • Urus NIB, PIRT, Sertifikasi Halal
UMKM
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM – Sebanyak 75 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan Balikpapan Utara tercatat telah mendaftar dalam Festival Layanan Kemudahan dan Perlindungan UMKM yang akan digelar pada 28 April 2026.

Festival ini menjadi “one stop service” bagi pelaku usaha, di mana berbagai kebutuhan administratif hingga peningkatan kualitas usaha disatukan dalam satu hari pelayanan.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan ini akan berlangsung pada jam kerja di Kecamatan Balikpapan Utara.

Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut karena memberikan kemudahan nyata bagi pelaku UMKM yang selama ini terkendala akses layanan.

BACA JUGA:

Jumlah Pelaku Usaha di Kaltim Turun - ibukotakini.com

“Pelayanan itu seperti pengurusan perizinan Nomor Izin Berusaha (NIB), PIRT, sertifikasi halal, kurasi UMKM dan lainnya,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, antusiasme pelaku usaha cukup tinggi dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai 75 UMKM. Namun demikian, pelayanan tidak berhenti saat festival usai.

Umar Adi

“Pelayanan tetap berjalan setiap hari di kantor kecamatan. Jadi bagi yang belum sempat, tetap bisa mengurus perizinan di hari lain,” tambahnya.

Dorong Legalitas, UMKM Naik Kelas

Umar mengakui masih banyak pelaku usaha di Balikpapan Utara yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). 

BACA JUGA:

Tips Ajukan Kredit Aman agar Terhindar Risiko Macet - ibukotakini.com

Karena itu, festival ini menjadi momentum penting untuk mendorong legalitas usaha agar bisa berkembang lebih luas.

Dengan memiliki izin resmi, UMKM berpeluang mengakses pembiayaan, memperluas pasar, hingga meningkatkan daya saing produk di tingkat regional maupun nasional.

Tak hanya fokus pada layanan perizinan, Kecamatan Balikpapan Utara juga tengah mengembangkan potensi sektor pertanian lokal. Beberapa komoditas unggulan yang mulai dibina antara lain bawang tiwai dan singkong.

“Ada lahan warga di kawasan utara yang tengah dikembangkan. Saat ini masih dalam proses pendampingan,” jelas Umar.

BACA JUGA:

Angka Kemiskinan Balikpapan Turun, Tapi Tingkat Pengangguran Tinggi, Kenapa? - ibukotakini.com

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi wilayah.

Festival layanan UMKM ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan usaha kecil tak lagi sekadar wacana, melainkan gerak cepat yang menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha di lapangan.(Adv Diskominfo Balikpapan)