Alamtri Resources Indonesia (ADRO) buka suara soal pemberitaan KPK di Kalsel.
Tren

ADRO Buka Suara soal Kabar KPK Geledah 8 Rumah dan Kantor di Kalsel

  • Tak Bertanggung Jawab Atas Pemberitaan Sepihak
Tren
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan mengenai pemeriksaan eks petinggi Adaro oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penggeledahan sejumlah rumah serta kantor di Kalimantan Selatan.

Alamtri Resources menyatakan telah menerima permintaan penjelasan dari BEI terkait pemberitaan media yang terbit pada 31 Agustus 2026. Pemberitaan tersebut mengangkat isu bertajuk “Usai Periksa Eks Petinggi Adaro, KPK Geledah 8 Rumah dan Kantor di Kalsel.”

Corporate Secretary Alamtri Resources Indonesia Maharani Cindy Opssedha mengatakan perseroan tidak bertanggung jawab atas pemberitaan yang dibuat secara sepihak tanpa konfirmasi atau verifikasi resmi kepada perusahaan.

“Dapat kami sampaikan bahwa kami tidak bertanggung jawab atas pemberitaan-pemberitaan yang dibuat secara sepihak tanpa konfirmasi atau verifikasi resmi kepada kami,” tulis Maharani Cindy Opssedha sebagaimana dikutip Kamis, 3 September 2026. 

BACA JUGA:

IHSG Masuki September 2026, Peluang Tembus 6.822 Terbuka, Waspadai The Fed - ibukotakini.com

Meski demikian, perseroan menyatakan tetap memperhatikan dan mencermati perkembangan pemberitaan tersebut sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

ADRO Pastikan Tak Ada Dampak ke Operasional

Alamtri Resources menegaskan bahwa hingga surat tanggapan tersebut dibuat, belum terdapat dampak operasional maupun keuangan terhadap perseroan sehubungan dengan hal yang diberitakan.

“Tidak terdapat dampak operasional maupun keuangan terhadap Perseroan sehubungan dengan hal yang diberitakan tersebut,” imbuh Maharani dalam Surat bernomor ALAM/077/IX-26/corsec yang diterbitkan pada 2 September 2026 pukul 21.44 WIB.

Perseroan juga menyatakan belum melihat adanya risiko operasional maupun keuangan yang timbul akibat pemberitaan tersebut.

BACA JUGA:

Satgas PKH Ambil Alih 111,71 Hektare Tahura Bukit Soeharto - ibukotakini.com

Perhatian investor juga tertuju pada potensi dampak isu tersebut terhadap saham ADRO.

Namun, Alamtri Resources menyatakan hingga dokumen tanggapan dibuat, tidak ada fakta, informasi material, atau kejadian penting yang dinilai dapat berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan hidup perseroan maupun harga sahamnya.

Dengan demikian, berdasarkan penjelasan resmi perseroan kepada BEI, isu yang diberitakan tersebut belum dinilai memberikan dampak material terhadap kondisi operasional, keuangan, maupun kelangsungan usaha ADRO.***