
Aksi Bersih DLH PPU Sasar Kawasan Perkantoran, Dukung Gerakan ASRI 2026
- Gerakan Indonesia ASRI 2026 menjadi waktu yang tepat mengajak lebih banyak pihak terlibat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan
Penajam
IBUKOTAKINI.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar aksi bersih di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten PPU, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI 2026 sekaligus upaya membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.
Jajaran DLH PPU turun langsung membersihkan dan menata area di sekitar Kantor Pemerintah Kabupaten PPU. Kegiatan diikuti Kepala DLH PPU Muhammad Sukadi Kuncoro, pejabat, staf, hingga tim lapangan.
Asisten III Sekretariat Daerah PPU juga turut mengikuti kegiatan tersebut bersama jajaran DLH. Para peserta terlibat langsung dalam proses pembersihan kawasan perkantoran.
Kuncoro mengatakan, aksi bersih menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi lingkungan di kawasan perkantoran.
“Seluruh peserta bergotong royong membersihkan kawasan sekitar perkantoran sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” kata Kuncoro disela kegiatan aksi bersih.
Menurut Kuncoro, menjaga kebersihan lingkungan tidak selalu harus melalui kegiatan berskala besar. Kebiasaan tersebut dapat dimulai dari lingkungan terdekat yang digunakan untuk beraktivitas setiap hari.
BACA JUGA:
Haornas 2026 di PPU, Mudyat Noor Ajak Anak Aktif Bergerak dan Sehat - ibukotakini.com
Karena itu, kawasan perkantoran pemerintah menjadi salah satu lokasi yang perlu dijaga kebersihan dan penataannya. Lingkungan yang bersih dan tertata juga dapat menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman.
Kegiatan diarahkan untuk membangun kesadaran jajaran pemerintah agar menjaga lingkungan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
“Melalui Gerakan Indonesia ASRI 2026, DLH PPU terus mendorong kebiasaan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.
Gerakan Indonesia ASRI 2026 menjadi waktu yang tepat mengajak lebih banyak pihak terlibat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kuncoro menilai upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai elemen.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kondisi lingkungan, terutama dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal dan aktivitas mereka,” tandasnya.
Pihaknya berharap semangat Gerakan Indonesia ASRI 2026 tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih. Kesadaran menjaga lingkungan diharapkan berlanjut melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin.
“Aksi bersih tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran dalam menjaga lingkungan di sekitarnya,” ujarnya. (ADV)
