Aksi PKK Kumpulkan Donasi Rp112 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
Balikpapan

Aksi PKK Kumpulkan Donasi Rp112 Juta untuk Korban Banjir Sumatera

  • Para anggota PKK bergerak secara mandiri mengumpulkan donasi
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Aksi solidaritas kembali mengalir dari Kota Balikpapan. Dalam waktu hanya satu minggu, Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan berhasil menggalang donasi mencapai Rp112.722.000 untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Gerakan kemanusiaan ini digelar tanpa banyak publikasi, namun berlangsung intens dari tingkat kelurahan hingga kota. Para anggota PKK bergerak secara mandiri mengumpulkan donasi dengan penuh semangat kebersamaan.

Ketua TP PKK Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, mengungkapkan rasa haru sekaligus bangganya atas antusiasme yang muncul dari para anggota.

“Ini bukti bahwa hati perempuan Balikpapan tidak pernah diam ketika saudara kita mengalami musibah,” katanya usai kegiatan Peringatan Hari Ibu di Auditorium Balaikota Balikpapan pada Rabu, 10 Desember 2025.

Nurlena memastikan seluruh dana yang terkumpul akan diserahkan secara resmi kepada Pemkot Balikpapan sebelum disalurkan ke daerah terdampak melalui jalur resmi pemerintah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban.

“Semoga amal kebaikan ini dibalas Allah SWT dengan berlipat ganda,” tuturnya.

BACA JUGA:

Peringati Hari Ibu, Ketua PKK Balikpapan Ajak Perempuan Berdaya dan Berkarya - ibukotakini.com

Menurut Nurlena, kepedulian warga Balikpapan bukanlah hal baru. Ia menyebut kota ini memiliki tradisi panjang solidaritas yang kuat, terutama ketika bencana menimpa wilayah lain di Indonesia.

“Balikpapan selalu ada untuk Indonesia, tanpa melihat latar belakang daerah. Ini jadi teladan, khususnya bagi kita perempuan,” katanya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu ke-97, Nurlena juga menyampaikan pesan mendalam tentang ketangguhan perempuan. Baginya, perempuan hari ini bukan hanya penggerak keluarga, tetapi juga penggerak kemanusiaan.

“Hari Ibu mengingatkan bahwa setiap langkah hidup kita selalu dikuatkan oleh doa seorang ibu. Bagi yang masih punya ibu, mintalah doanya. Bagi yang ibunya telah berpulang, kirimkan doa terbaik,” ucapnya.

Ia menutup dengan ajakan agar perempuan Balikpapan terus melangkah membawa cahaya kebaikan.

“Teruslah jadi perempuan yang memberdayakan. Teruslah menjadi cahaya bagi sekitar,” pungkasnya. ***