Pergerakan saham BSBK pada pekan lalu.
Ekbis

Analisis BSBK: Sentimen Geser Fundamental

  • Emiten Properti Asal Balikpapan
Ekbis
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM — Saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk. (BSBK) kembali jadi sorotan di lantai Bursa Efek Indonesia. Dalam sepekan terakhir, emiten properti asal Balikpapan ini bergerak liar di kisaran Rp86–Rp94 per saham, sebelum ditutup di level Rp88 pada akhir pekan.

Pada perdagangan awal pekan kemarin, pengembang Balikpapan Superblock ini diperdagangkan dengan kisaran Rp86-90 dengan jumlah saham ditransaksikan mencapai 1,2 juta lot. 

Pada perdagangan Senin, 22 September 2025, BSBK ditutup dengan harga Rp88, atau sama dengan posisi perdagangan akhir pekan lalu.  

Lonjakan dan koreksi bergantian mewarnai perdagangan BSBK. Volume transaksi bahkan menembus ratusan juta lembar di beberapa sesi, menandakan tingginya minat spekulatif dari investor ritel. Pergerakannya sudah mirip saham momentum—naik cepat, lalu konsolidasi dalam jangka pendek.

BACA JUGA:

Kelas! Saham Wulandari Bangun Laksana Meroket Setelah Tidur Panjang - ibukotakini.com

Di balik hiruk pikuk harga, kinerja fundamental belum sekuat ekspektasi pasar. Laporan keuangan kuartal II 2025 mencatat laba bersih Rp34,4 miliar, turun dibanding periode sebelumnya. Valuasi pun terbilang mahal dengan rasio price to earnings (P/E) sekitar 128 kali.

Kondisi ini membuat BSBK lebih banyak digerakkan oleh sentimen dan arus modal jangka pendek, ketimbang faktor fundamental. Trader melihat peluang dari volatilitas, tapi investor jangka panjang perlu berhati-hati. 

Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) relatif datar pekan lalu, BSBK tetap berfluktuasi tajam. Artinya, faktor internal dan spekulasi pasar lebih dominan memengaruhi arah harga.

Analis menilai, selama arus beli ritel masih deras, saham BSBK akan tetap atraktif di layar running trade. Namun, risiko koreksi tetap tinggi seiring valuasi yang menanjak dan kinerja keuangan yang belum sejalan.

BACA JUGA:

18 Perusahaan di Kaltim Lirik Bursa Saham - ibukotakini.com

Arah Pekan Ini

Sejumlah analis memperkirakan BSBK pekan ini masih akan bergerak sideways–cenderung volatile dalam rentang Rp86–Rp94. Jika mampu menembus resistance di Rp94–Rp96 dengan volume besar, saham berpotensi melanjutkan reli menuju Rp100–Rp105.

Sebaliknya, bila tekanan jual mendorong harga menembus support di bawah Rp86, peluang koreksi menuju Rp82–Rp84 terbuka lebar. Trader bisa memanfaatkan pola ini dengan disiplin stop loss. 

Tapi untuk investor jangka menengah, sebaiknya menunggu konfirmasi kinerja fundamental di kuartal berikutnya.

BACA JUGA:

Hanya Ada 6 Emiten Asal Kaltim Tercatat di Bursa Efek Indonesia - ibukotakini.com

Selama arus beli ritel masih deras, BSBK akan tetap atraktif di layar running trade. Namun, risiko koreksi tetap tinggi seiring valuasi yang menanjak dan kinerja keuangan yang belum sejalan. ***