
Anggaran Dipangkas, ‘Gratispol Internet Desa Gratis’ Tetap Berlanjut
- 734 desa di seluruh Kaltim telah Terpasang Internet Desa Gratis
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM – Program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Gratispol Internet Desa Gratis, terus menunjukkan kemajuan pesat dalam upaya pemerataan akses digital.
Meskipun dihadapkan pada pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memastikan proyek strategis ini tetap menjadi prioritas untuk kesejahteraan rakyat.
Hingga saat ini, Dinas Kominfo Kaltim melaporkan bahwa sebanyak 734 desa di seluruh Kaltim telah terpasang layanan Internet Desa Gratis.
Realisasi ini hanya menyisakan 107 desa lagi yang masuk dalam tahap on progress atau segera terpasang.
BACA JUGA:
362 Titik WiFi Gratis, Percepat Balikpapan Jadi Kota Global - ibukotakini.com
Dalam berbagai kesempatan di Samarinda, Gubernur Harum menegaskan bahwa komitmen Pemprov Kaltim kepada masyarakat tidak akan terganggu oleh kebijakan fiskal pusat.
“Meski pemerintah pusat memangkas anggaran TKD, yang di dalamnya DBH. Pemprov Kaltim tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama program Gratispol Internet Desa Gratis tetap berjalan,” tegas Gubernur Harum.
Menurut Harum, Pemprov siap melaksanakan perintah pusat, namun akan mengatur strategi ulang agar dana yang tersisa tetap memberikan manfaat maksimal bagi Rakyat Kaltim.
“Alhamdulillah program perlahan mulai terwujud dan nyata dirasakan masyarakat,” jelasnya, merujuk pada dampak positif yang sudah terasa di tingkat desa.
BACA JUGA:
Kepala Dinas Kominfo Kaltim HM Faisal membenarkan bahwa per November ini, tersisa 107 desa yang masih menunggu realisasi. Ia juga mengungkap tantangan terbesar yang dihadapi tim di lapangan.
"Yang jelas, terakhir ini susah-susah, sebab tidak bisa terjangkau kabel fiber optik atau FO. Parahnya tidak ada listrik. Kita mencoba tahun depan bisa kerja sama dengan ESDM Kaltim. Mereka mengerjakan listriknya," jelas Faisal.
Faisal merinci capaian pemasangan Internet Desa Gratis yang tersebar di tujuh kabupaten, membuktikan cakupan program yang hampir merata:
Kutai Kartanegara: 187 desa terpasang dari 193 desa.
Kutai Barat: 142 desa terpasang dari 190 desa.
Paser: 125 desa terpasang dari 139 desa.
BACA JUGA:
Kutai Timur: 135 desa terpasang dari 139 desa.
Berau: 96 desa terpasang dari 100 desa.
Penajam Paser Utara: 29 desa terpasang dari 30 desa.
Mahakam Ulu: 20 desa terpasang dari 50 desa.
Kehadiran akses internet gratis ini disambut hangat oleh masyarakat, termasuk Sekretaris Kampung Geleo Asa Kutai Barat, Ferdinan, yang mengungkapkan rasa syukur atas terpasangnya fasilitas tersebut.
"Alhamdulillah bapak Gubernur dan Wagub, internet desa sudah terpasang di kantor desa kami. Sejak Oktober 2025 sudah terpasang," ucap Ferdinan dalam rilis yang diterbitkan Pemprov Kaltim.
Ia menambahkan bahwa program WiFi gratis ini betul-betul memberikan manfaat signifikan bagi warga Kampung Geleo Asa. ***
