Antrean Pertalite Bikin Padat Jalan, Dishub Balikpapan Siapkan Jam Pelayanan
Balikpapan

Antrean BBM Bersubsidi di Balikpapan Segera Diurai, Tambah Titik Layanan 

  • Layanan tambahan tersebut tinggal menunggu eksekusi Pertamina setelah mendapatkan izin dari BPH Migas
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Antrean panjang BBM bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Balikpapan segera diurai. Pemerintah Kota Balikpapan memastikan kuota BBM bersubsidi untuk masyarakat akan terpenuhi. 

Hal itu disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud setelah memimpin rapat koordinasi penanganan antrean BBM bersubsidi bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Pertamina di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Jumat (14/8/2026). 

Rahmad mengatakan, BPH Migas telah hadir langsung untuk memastikan persoalan pasokan dan penyaluran BBM bersubsidi di Balikpapan dapat segera ditangani. 

“Kuota BBM untuk di Kota Balikpapan akan terpenuhi. Mungkin antrean panjang ini ada di sebagian titik saja,” kata Rahmad. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pemkot-dan-dprd-balikpapan-sepakati-kua-ppas-2027

Menurut dia, antrean terjadi karena sejumlah SPBU saat ini belum melayani seluruh jenis kendaraan yang membutuhkan BBM bersubsidi. Kondisi tersebut membuat penyaluran BBM terkonsentrasi di beberapa titik. 

Untuk mengurai antrean, Pertamina akan membuka layanan penyaluran BBM bersubsidi di sejumlah SPBU. Ada di kawasan Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat menjadi salah satu lokasi yang disiapkan. 

“Hal itu dilakukan untuk mengurai itu semua,” ujarnya. 

Dengan penambahan titik layanan tersebut, masyarakat di Balikpapan Timur, Utara, Barat maupun kawasan tengah diharapkan tidak lagi terkonsentrasi mengantre di SPBU tertentu. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/31-anggota-pramuka-balikpapan-terima-penghargaan

Rahmad menyebut pembukaan layanan tambahan tersebut tinggal menunggu eksekusi Pertamina setelah mendapatkan izin dari BPH Migas. 

“Alhamdulillah, Pertamina tinggal mengeksekusi, karena ini harus izin dari BPH Migas. Secepatnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa tersalurkan,” katanya. 

Ia menegaskan, kesiapan SPBU juga menjadi bagian penting sebelum layanan penyaluran BBM bersubsidi untuk kendaraan lain dibuka. 

“Yang jelas kuota BBM kita insyaallah terpenuhi,” tegas Rahmad. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/warga-balikpapan-diminta-hentikan-aktivitas-3-menit-pada-17-agustus

Pihaknya belum menyebut secara rinci besaran kuota BBM bersubsidi yang akan disalurkan setelah penambahan titik layanan. Namun, pemerintah memastikan kuota akan dievaluasi sesuai kebutuhan di lapangan. 

“Kalau itu kurang, akan kita tambah,” tandasnya. 

Ia menjelaskan, antrean panjang yang terlihat saat ini tidak semata-mata disebabkan kekurangan kuota BBM. 

Salah satu persoalannya adalah adanya SPBU yang belum melayani kendaraan tertentu sehingga masyarakat berkumpul di titik-titik yang sudah menyediakan layanan BBM bersubsidi.

“Yang kita lihat ini kan antrean, karena ada beberapa titik SPBU yang melayani kendaraan lain, itu kan tidak melayani yang nantinya bersubsidi,” kata Rahmad. 

Dengan bertambahnya SPBU yang melayani kendaraan lain, khususnya sepeda motor, Rahmad berharap antrean BBM bersubsidi di Balikpapan dapat segera berkurang. 

“Jadi khusus motor-motor, mudah-mudahan ini bisa terurai dan kita tidak lihat lagi antrean BBM,” ujar Rahmad. ***