Antrean Pertalite Bikin Padat Jalan, Dishub Balikpapan Siapkan Jam Pelayanan
Balikpapan

Antrean Pertalite Bikin Padat Jalan, Dishub Balikpapan Siapkan Jam Pelayanan

  • Pelayanan Pertalite akan dibuka pada pukul 09.00-12.00 Wita dan malam hari pukul 20.00-23.00 Wita
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM bersubsidi, khususnya Pertalite, di sejumlah SPBU Kota Balikpapan semakin panjang. 

Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mencegah antrean mengganggu arus lalu lintas. 

Langkah tersebut tindak lanjut rapat Wali Kota Balikpapan bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta PT Pertamina Patra Niaga terkait penanganan antrean BBM bersubsidi. 

Kepala Dishub Balikpapan M. Fadli Pathurrahman mengatakan, pemerintah akan menggelar rapat lanjutan dalam beberapa hari ke depan. Salah satu agenda yang dibahas adalah penambahan kuota BBM bersubsidi, khususnya untuk kendaraan roda dua. 

“Insyaallah mungkin dalam waktu dekat, 2-3 hari ke depan kita akan rapat tindak lanjut terkait masalah penambahan kuota untuk BBM yang bersubsidi tersebut, khususnya untuk roda dua nanti,” kata Fadli, pada Rabu (19/8/2026). 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pertamina-tambah-stok-pertalite-di-balikpapan-5-titik-penyaluran-disiapkan

Selain mengusulkan penambahan kuota, Pemkot Balikpapan menyiapkan alternatif dengan menambah titik pelayanan BBM bersubsidi. 

Fadli mengatakan, sejumlah lokasi yang masuk dalam rencana antara lain SPBU di Jalan MT Haryono, tepatnya di depan Majesty, serta kawasan Grand City. 

Menurut dia, beberapa SPBU di kawasan tersebut merupakan milik pengusaha lokal Balikpapan. Pemerintah akan menjajaki kerja sama agar SPBU tersebut dapat ikut mendukung distribusi Pertalite. 

“Jadi ada beberapa SPBU yang memang milik pengusaha-pengusaha lokal,” ujarnya. 

Pola pelayanan lanjutnya, akan diatur bersama pengelola SPBU. Penambahan titik pelayanan diharapkan dapat memecah konsentrasi kendaraan yang selama ini menumpuk di sejumlah SPBU. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/antrean-bbm-bersubsidi-di-balikpapan-segera-diurai-tambah-titik-layanan

“Insyaallah kita akan kerjasamakan tersebut sehingga mungkin untuk di area-area tersebut kita akan kondisikan nanti,” imbuh Fadli.

Strategi berikutnya adalah mengatur waktu pelayanan Pertalite. Kebijakan ini disiapkan untuk mencegah antrean kendaraan bertemu dengan kepadatan lalu lintas pada jam sibuk. 

Fadli mengatakan, waktu pagi akan dihindari karena bertepatan dengan aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak berangkat sekolah hingga pekerja menuju kantor. 

“Pola yang kedua adalah kita akan mengatur jam nanti, jam-jam pelayanan untuk BBM yang bersubsidi sehingga tidak mengganggu aktivitas kepadatan lalu lintas,” jelasnya. 

Berdasarkan skema yang sedang disiapkan, pelayanan Pertalite akan dibuka pada pukul 09.00-12.00 Wita. Pelayanan kemudian dilanjutkan pada malam hari pukul 20.00-23.00 Wita. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pertamina-tambah-stok-pertalite-di-balikpapan-5-titik-penyaluran-disiapkan

“Pagi hari anak-anak bersekolah dan juga ada aktivitas awal ke kantor itu kita akan hindari nanti. Jadi kemungkinan skema yang akan kita buka nanti pukul 9 sampai jam 12 siang dan juga dimulai pukul 8 malam sampai dengan jam 11 malam,” tutur Fadli. 

Fadli menyebut panjangnya antrean Pertalite di Balikpapan salah satunya dipengaruhi perubahan perilaku konsumen. Sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan Pertamax kini beralih menggunakan Pertalite. 

Peralihan tersebut turut meningkatkan konsentrasi kendaraan di SPBU yang melayani BBM bersubsidi. 

“Mungkin itu salah satu strategi kita dalam rangka untuk mengurai kemacetan yang kita lihat sampai hari ini sudah semakin panjang karena banyak masyarakat Kota Balikpapan yang sebelumnya menggunakan Pertamax beralih ke Pertalite,” pungkasnya. ***