
Astra Motor Kaltim 1 Cetak Mekanik Handal di Tanah Grogot
- Sinergi antara dunia pendidikan dan industri adalah kunci menciptakan generasi muda yang kompeten
Penajam
IBUKOTAKINI.COM - Komitmen untuk memajukan pendidikan vokasi di Kalimantan Timur terus diperkuat oleh Astra Motor Kaltim 1.
Melalui program SMK Binaan 2026, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Balikpapan, PPU, Paser, Berau, dan Kaltara ini melakukan langkah nyata di SMK Negeri 3 Tanah Grogot, Senin (13/04).
Agenda ini bertujuan menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan nyata Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Sebanyak 50 siswa-siswi jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) mendapatkan pembekalan intensif agar siap terjun ke dunia kerja dengan standar profesional Honda.
Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1, Iqbal Safii, mengungkapkan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri adalah kunci menciptakan generasi muda yang kompeten.
“Kami yakin sinergitas ini akan menciptakan lulusan SMK yang kompeten dan siap bersaing. Melalui diskusi program kerja ini, kami berharap kualitas pendidikan vokasi, khususnya di wilayah binaan kami, terus meningkat,” ucap Iqbal.
BACA JUGA:
Jelang Magang, Astra Motor Bekali Siswa SMK Longikis - ibukotakini.com
Dalam kunjungan tersebut, dibahas sejumlah poin strategis, mulai dari koordinasi praktik kerja siswa di jaringan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station), penyaluran tenaga kerja ke industri, hingga pembahasan paket kerja lapangan.
Tidak hanya soal teknis, para siswa juga mendapatkan sosialisasi pentingnya service berkala, paket promo program 'Sergap', serta pembekalan mental sebelum memulai masa magang di Honda. Fokus utamanya adalah memastikan kurikulum yang diajarkan di sekolah tetap relevan dengan perkembangan teknologi otomotif roda dua saat ini.
Langkah ini merupakan bagian dari payung besar program ‘Sinergi Bagi Negeri’. Astra Motor Kaltim 1, dengan dukungan PT Astra Honda Motor, berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga keselamatan berkendara.
Dengan adanya forum ini, SMK Negeri 3 Tanah Grogot diharapkan mampu menentukan usulan prioritas program yang sejalan dengan kebutuhan industri. Alhasil, lulusan tidak hanya memiliki hard skill yang mumpuni, tetapi juga sikap profesional yang dicari oleh pasar kerja.
“Pembahasan ini mencakup banyak hal, mulai dari koordinasi magang di AHASS hingga penyaluran tenaga kerja. Kami ingin siswa benar-benar siap sebelum mereka terjun langsung,” pungkas Iqbal. ***
