Staf Ahli Pemkot Balikpapan, Adwar Skenda Putra, meresmikan Kelurahan Cantik 2026 di Kecamatan Balikpapan Timur, Selasa, 28 April 2026. (Foto: Yandri Rinaldi)
Balikpapan

Balikpapan Perkuat Tata Kelola Data hingga Tingkat RT

  • Balikpapan Timur Kembali Jadi Lokus Kelurahan Cantik 2026
Balikpapan
Yandri Rinaldi

Yandri Rinaldi

Author

IBUKOTAKINI.COM — Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data. 

Kecamatan Balikpapan Timur kembali ditunjuk sebagai lokus Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) 2026, menandai peningkatan serius dalam pembenahan tata kelola data hingga level kelurahan.

Staf Ahli Pemkot Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menyebut penunjukan ini bukan tanpa alasan. 

Sebelumnya, Kelurahan Teritip dinilai menunjukkan progres signifikan dalam pengelolaan data statistik sektoral.

BACA JUGA: 

Kelurahan Cantik 2026 Dicanangkan di Balikpapan Timur

“Ini menunjukkan bahwa Balikpapan terus bergerak membangun tata kelola data yang semakin baik dan terstruktur,” ujarnya.

Program Kelurahan Cantik dirancang untuk meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan hingga Ketua RT dalam mengelola data pembangunan. 

Selama ini, data yang tersebar dinilai belum terkelola optimal dan belum terintegrasi dalam satu sistem yang mudah diakses.

Menurut Adwar, di era digital saat ini, data menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan. Tanpa data akurat, perencanaan pembangunan berpotensi meleset dari sasaran.

BACA JUGA:

Meski Kemiskinan Balikpapan 1,97 Persen, Pemkot Evaluasi Penerima BPJS Gratis

“Melalui pembinaan bersama BPS dan Pemkot, aparatur kelurahan diharapkan tidak hanya mampu mengumpulkan data, tetapi juga mengolah, menganalisis, dan memanfaatkannya untuk perencanaan pembangunan,” tambahnya.

Dalam kegiatan pencanangan dan sosialisasi Kelurahan Cantik 2026, dilakukan penandatanganan piagam oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan bersama Pemkot, serta penyematan pin kepada agen statistik. 

Mereka akan bertugas menghimpun data di Kelurahan Lamaru, Manggar Baru, dan Manggar.

Kepala BPS Kota Balikpapan, Marinda Dama Prianto, menegaskan program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas data di tingkat kelurahan.

BACA JUGA:

Balikpapan Targetkan Perda Disabilitas Tuntas dan Perluas Akses Kerja

“Kelurahan Cantik diarahkan menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mampu menjadi dasar perencanaan hingga evaluasi pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini juga bertujuan mendorong kemandirian kelurahan dalam mengelola data serta memperkuat perencanaan pembangunan berbasis statistik.

Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, diawali dengan identifikasi kelurahan yang menjadi lokus pembinaan. 

Dari proses tersebut, BPS akan memetakan kebutuhan serta menentukan bentuk intervensi yang sesuai di tiap wilayah.

BACA JUGA:

Ketua Dekranasda Ingatkan Perajin Manik-Manik Ikuti Selera Anak Muda

Marinda menekankan, setiap kelurahan memiliki karakteristik berbeda sehingga pendekatan pembinaan akan disesuaikan. Keberhasilan program ini pun sangat bergantung pada sinergi lintas sektor.

Tahun ini, kolaborasi diperkuat dengan melibatkan mahasiswa dari Institut Teknologi Kalimantan. Mereka akan terlibat langsung dalam pendampingan pengelolaan data di lapangan.

“Mahasiswa akan membantu dalam keseharian pembinaan data, sehingga proses penguatan kapasitas bisa berjalan lebih optimal,” pungkasnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)