Pemkot Balikpapan raih Janahita Awards PJPK Berkualitas Nasional 2026
Balikpapan

Balikpapan Raih Janahita Awards Nasional 2026, Sukses Kelola Kependudukan

  • Pemkot Balikpapan raih Janahita Awards PJPK Berkualitas Nasional 2026
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota [Pemkot] Balikpapan kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Balikpapan sukses meraih Janahita Awards Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas Tingkat Nasional Tahun 2026. 

Penghargaan bergengsi ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Pemkot Balikpapan dalam membangun kebijakan kependudukan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan di tengah pesatnya pembangunan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Penghargaan Janahita Awards 2026 diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Kepala BKKBN RI, Wihaji, kepada Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud. 

Penyerahan berlangsung dalam rangkaian Apresiasi GENTING Collaboration Summit 2026 bertema Satu Gerakan, Sejuta Harapan, Wujudkan Generasi Bebas Stunting di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (5/11/2026). 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/balikpapan-sukses-jadi-tuan-rumah-porwada-iv-kaltim-2026

Janahita Awards diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menyusun dan mengimplementasikan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan sebagai pedoman kebijakan yang konkret, bukan sekadar dokumen. 

Bagi Balikpapan, tantangan kependudukan tidak main-main. Posisi Balikpapan sebagai pintu gerbang dan penyangga utama IKN membuat laju pertumbuhan dan mobilitas penduduk melonjak drastis. 

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, mengatakan perubahan jumlah dan komposisi penduduk berdampak langsung pada kebutuhan layanan publik. 

Mulai dari pendidikan, kesehatan, perumahan, sanitasi, hingga infrastruktur perkotaan harus siap. 

"Jika tidak diantisipasi melalui perencanaan yang matang, pertumbuhan penduduk berpotensi meningkatkan tekanan terhadap kapasitas pelayanan pemerintah daerah," ucap Rahmad Mas'ud usai menerima penghargaan. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/atasi-kekeringan-lahan-pertanian-balikpapan-buat-12-sumur-bor

Menurut Rahmad, Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Balikpapan tidak hanya soal mengendalikan jumlah penduduk, tetapi juga fokus pada kualitas keluarga dan penanganan stunting. 

Ia menegaskan, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. 

Persoalan stunting berkaitan erat dengan pemenuhan gizi, kesejahteraan keluarga, sanitasi lingkungan, pola asuh, hingga pemahaman masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak. 

"Karena itu, Peta Jalan Pembangunan Kependudukan menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan perencanaan yang terintegrasi, kebijakan pendidikan, kesehatan, perlindungan keluarga, dan kesejahteraan sosial diharapkan dapat berjalan saling mendukung," jelasnya. 

Rahmad menambahkan pendekatan terintegrasi ini memastikan kebijakan kependudukan tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar berdampak langsung bagi warga Balikpapan. 

"Modal Besar Balikpapan Hadapi Era IKN
Raihan Janahita Awards 2026 ini menjadi modal dan tantangan besar bagi Pemkot Balikpapan," tandasnya. 

Dengan perkembangan IKN yang terus melaju, kebutuhan dan karakteristik penduduk di Kalimantan Timur akan terus berubah. 

Rahmad Mas'ud menegaskan, keberhasilan pembangunan Balikpapan di masa depan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur dan tingginya pertumbuhan ekonomi. 

Ukuran utamanya adalah kemampuan pemerintah memastikan masyarakat mendapat akses pendidikan, kesehatan, lingkungan layak, dan keluarga yang semakin sejahtera. 

"Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan pengingat bahwa kualitas manusia harus tetap menjadi ukuran utama keberhasilan pembangunan Kota Balikpapan," pungkasnya. (ADV-Diskominfo Balikpapan)