
Bandara Sepinggan Tutup 2025 dengan Apresiasi Penumpang
- Momen ini menjadi penanda penutupan operasional penerbangan di penghujung 2025
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Menutup tahun 2025, PT Angkasa Pura Indonesia menghadirkan momen berkesan di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Pada malam pergantian tahun, pengelola bandara memberikan apresiasi khusus kepada penumpang terakhir sebagai wujud pelayanan yang hangat dan humanis.
Rangkaian kegiatan diawali doa bersama untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan. Setelah itu, manajemen bandara menyerahkan bunga dan suvenir secara simbolis kepada penumpang di ruang tunggu keberangkatan Gate 6.
Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian Nusantara yang mengiringi pelepasan penumpang terakhir maskapai Citilink pada penerbangan QG 425 rute Balikpapan–Jakarta. Momen ini menjadi penanda penutupan operasional penerbangan di penghujung 2025.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, bersama jajaran pejabat Angkasa Pura Indonesia, turun langsung menyapa penumpang dan menyerahkan kenang-kenangan. Pergantian tahun bukan hanya hitungan mundur kalender, melainkan ruang untuk menyampaikan terima kasih.
“Momen ini kami maknai sebagai apresiasi kepada seluruh petugas yang menjaga kelancaran operasional sepanjang 2025, sekaligus penghargaan kepada penumpang atas kepercayaan mereka menggunakan Bandara SAMS Sepinggan,” katanya Rabu, 31 Desember 2025.
BACA JUGA:
Penumpang Udara Kaltim Naik 9,15 Persen pada Oktober 2025 - ibukotakini.com
Iwan mengungkapkan, kepuasan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama. Kepercayaan publik, kata dia, menjadi dorongan bagi bandara untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pada tahun-tahun mendatang dengan komitmen melayani sepenuh hati.
Kejutan tersebut disambut hangat para penumpang. Budi, salah satu penumpang penerbangan QG 425, mengaku tak menyangka mendapat sambutan istimewa di malam tahun baru.
“Ini penutup tahun yang luar biasa. Suvenir khas Kalimantan yang diberikan sangat berkesan,” tuturnya.
Hal senada diungkapkan Danisa, penumpang lainnya. Ia merasa perhatian manajemen bandara menjadi kado manis di penghujung 2025. “Pelayanannya ramah dan penuh kehangatan. Terima kasih Bandara SAMS Sepinggan,” ucapnya.
Kegiatan apresiasi yang rutin digelar setiap akhir tahun ini diharapkan mempererat hubungan pengelola bandara dengan pengguna jasa, sekaligus mengenalkan keramahan budaya lokal melalui cinderamata khas Kalimantan Timur kepada para pelancong. ***
