Banjir kembali merendam RT 11 Rawa Indah, Sangatta Utara, setelah hujan deras dan debit sungai meningkat. Warga waspada potensi banjir susulan. (Foto: Prokutim)
Kutai Timur

Banjir Datang Lebih Cepat, RT 11 Rawa Indah Terendam

  • Genangan Akibat Luapan Sungai
Kutai Timur
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM — Banjir kembali mengepung permukiman warga di RT 11, Kelurahan Rawa Indah, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur,  Kamis (5/2/2026).

Sejak pagi, genangan air merayap masuk ke halaman rumah hingga menutup badan jalan utama kawasan Rawa Indah.

Peristiwa ini terjadi menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (3/2/2026) malam.

Hujan dengan intensitas tinggi menyebablan debit air sungai yang terus meningkat.

BACA JUGA:

Siklon 94W di Pasifik, Kaltim Berpotensi Hujan - ibukotakini.com

Warga setempat menyebut air mulai naik signifikan sejak dini hari. 

Curah hujan yang tinggi membuat aliran sungai meluap dan tak lagi mampu menampung debit air. 

Permukiman di dataran rendah pun menjadi sasaran, terutama RT 11 yang dikenal rawan banjir saat musim hujan tiba.

Sejumlah warga mengaku banjir kali ini datang lebih cepat dari hari-hari sebelumnya. 

BACA JUGA:

Balikpapan Cuaca Ekstrem, Banjir Terjadi di MT Haryono - ibukotakini.com

Halaman rumah terisi air, pekarangan terendam, dan akses jalan lingkungan terganggu. 

Kendaraan roda dua maupun roda empat mulai kesulitan melintas di beberapa titik karena tinggi genangan yang terus bertambah.

“Air mulai naik sejak subuh. Tadi malam hujan deras sekali, dan pagi ini air sudah masuk halaman rumah. Jalan juga sudah tergenang,” ujar Ikip, warga RT 11 Rawa Indah sebagaimana dilansir laman resmi Pemkab Kutai Timur (Kutim).

Selain hujan lebat, aliran air dari hulu yang terus meningkat disebut menjadi pemicu utama. 

BACA JUGA:

Anggaran Banjir Balikpapan 2026 Dipangkas 65 Persen - ibukotakini.com

Luapan terjadi di beberapa titik bantaran sungai, diperparah sistem drainase lingkungan yang tak sanggup menampung volume air dalam waktu singkat. 

Aktivitas warga pun tersendat. Sebagian menunda keluar rumah, sementara lainnya mengamankan barang berharga dan perabot ke tempat lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.

Hingga Kamis pagi, belum ada laporan resmi jumlah rumah terdampak. Namun genangan terlihat di sejumlah titik strategis, baik di lingkungan permukiman maupun ruas jalan akses utama warga.

Warga berharap penanganan cepat dari pihak terkait, termasuk normalisasi drainase dan pengawasan debit air sungai, serta langkah antisipatif jangka panjang agar banjir tak terus berulang. 

BACA JUGA:

Kutai Timur Siapkan 100.000 Hektare Lahan Pertanian - ibukotakini.com

“Kalau hujan deras dan air sungai naik, kami selalu was-was. Mudah-mudahan ada solusi jangka panjang supaya banjir tidak terus berulang,” kata Riyanto.

Cuaca di wilayah Sangatta Utara masih berawan dengan potensi hujan lanjutan. 

Berdasarkan prakiraan BMKG Kalimantan Timur, cuaca di wilayah Kutim umumnya hujan ringan pada Jumat (6/2/2026) .

Untuk Kecamatan Sangatta Utara suhu udara berkisar 24–29 derajat Celsius serta tingkat kelembapan mencapai 73–97 persen.

BACA JUGA:

BMKG Peringatkan Potensi Hujan di Kaltim hingga 16 Januari - ibukotakini.com

Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan air susulan, terutama di sekitar bantaran sungai dan kawasan dataran rendah. ***