Hendra Wijaya dan Jonathan Christie saat coaching yang diikuti atlet usia dini hingga remaja dalam pembukaan Bayan Open 2026 di Dome Balikpapan pada Selasa 25 Agustus 2026
Balikpapan

Bayan Open 2026 Diikuti 127 Klub dari 20 Provinsi

  • PBSI Balikpapan Bidik Lahirkan Juara Baru
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Turnamen bulu tangkis Bayan Open 2026 kembali menjadi panggung persaingan atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. 

Memasuki penyelenggaraan kelima, turnamen yang digelar di Dome/BSCC Balikpapan, Kalimantan Timur, ini diikuti 1.292 atlet dari 127 klub dan 20 provinsi. 

Ketua Harian PBSI Balikpapan Sugianto mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya minat atlet terhadap Bayan Open. Turnamen tersebut berlangsung pada 24-29 Agustus 2026. 

"Turnamen Bulu Tangkis Bayan Open 2026 merupakan penyelenggaraan yang kelima. Tahun ini, turnamen diikuti sebanyak 1.292 atlet yang berasal dari 127 klub dan 20 provinsi se-Indonesia," kata Sugianto dalam pembukaan Bayan Open 2026 di Dome/BSCC Balikpapan, Selasa (25/8/2026). 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/bayan-open-2026-resmi-dibuka-hadirkan-hendra-setiawan-jonatan-christie

Kaltim Jadi Daerah dengan Peserta Klub Terbanyak 

Sebagai tuan rumah, Kalimantan Timur menjadi provinsi dengan jumlah klub peserta terbanyak dalam Bayan Open 2026. 

Tercatat sebanyak 35 klub asal Kaltim ambil bagian. Jumlah tersebut disusul DKI Jakarta dengan 18 klub dan Kalimantan Selatan sebanyak 15 klub. 

Sugianto menyebut kehadiran klub-klub dari berbagai provinsi membuat persaingan Bayan Open 2026 semakin kompetitif. 

"Bagi atlet muda daerah, turnamen ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan menghadapi pemain dari luar Kalimantan," imbuhnya. 

Sugianto berharap kompetisi tersebut tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar juara. 

"Lebih dari itu, Bayan Open diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi," harapnya. 

Daya tarik Bayan Open 2026 semakin besar dengan kehadiran sejumlah nama besar bulu tangkis Indonesia. 

Dua di antaranya adalah Hendra Setiawan dan Jonatan Christie. Kedua pemain tersebut hadir sebagai bintang tamu dan memberikan pengalaman langsung kepada para peserta. 

Tidak hanya pertandingan ekshibisi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan coaching clinic bagi atlet mulai kelompok usia dini hingga taruna. 

Menurut Sugianto, kesempatan berinteraksi langsung dengan pemain berpengalaman di level dunia dapat menjadi pengalaman berharga bagi atlet muda. 

"Kami berharap kesempatan ini dapat memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi atlet-atlet muda untuk terus berkembang dan meraih prestasi," ujarnya. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/bayan-open-2026-di-balikpapan-peserta-terus-bertambah-setiap-tahun

Selain Hendra Setiawan dan Jonatan Christie, Bayan Open 2026 juga diramaikan sejumlah nama besar lainnya. 

Mereka di antaranya Marcus Gideon, Marleve Mainaky, Praveen Jordan, Debby Susanto, Sabar Karyaman Gutama, serta Muhammad Reza Pahlevi Isfahani. 

Kehadiran para pemain tersebut diharapkan memberikan atmosfer berbeda dalam penyelenggaraan Bayan Open tahun ini. 

Para atlet muda tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga bisa melihat secara langsung standar permainan para pemain berprestasi. 

Bayan Open 2026 pun menjadi momentum bagi PBSI Balikpapan dan pihak penyelenggara untuk memperkuat pembinaan bulu tangkis di daerah. 

Sugianto berharap para atlet Kaltim mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan mengejar prestasi hingga tingkat nasional maupun internasional. 

"Harapan kami, Bayan Open 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi dan semangat para atlet daerah agar mampu berprestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional," katanya. 

Dengan melibatkan 1.292 atlet dari 20 provinsi, Bayan Open 2026 menjadi salah satu panggung penting bagi pembinaan atlet muda sekaligus mempertemukan talenta-talenta bulu tangkis dari berbagai daerah di Indonesia. ***