Gubernur Rudy Mas’ud apresiasi kinerja dan dorong optimalisasi zakat. (Foto: Adpimprov)
Samarinda

Baznas Kaltim Salurkan Rp23,15 Miliar kepada 16.179 Mustahik

  • Baznas Kaltim berhasil mengumpulkan Rp20 miliar dari target Rp22 miliar
Samarinda
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan kinerja impresif dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah. 

Sepanjang tahun 2025, Baznas Kaltim berhasil menyalurkan dana sebesar Rp23,15 miliar kepada 16.179 penerima manfaat (mustahik) di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Apresiasi tinggi disampaikan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, atas kontribusi nyata Baznas dalam membantu pemerintah daerah menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Baznas Kaltim bekerja sangat baik dalam mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan dana zakat sesuai syariat Islam,” ujar Rudy, dalampernyataan resmi dikutip Senin (23/3/2026).

BACA JUGA: 

ASN Dongkrak Zakat Balikpapan, Target Rp15,8 Miliar - ibukotakini.com

Menurut Rudy, keberadaan Baznas Kaltim sangat membantu pemerintah, terutama dalam sektor ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan. 

Program-program yang dijalankan dinilai tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kurang mampu.

Penyaluran dana zakat tersebut dilakukan melalui lima pilar utama program Baznas Kaltim, yaitu:

Kaltim Cerdas: Fokus pada bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu.

BACA JUGA: 

Presiden Prabowo Bayar Zakat, Baznas Himpun Rp 3,8 Miliar - ibukotakini.com

Kaltim Sehat: Membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan.

Kaltim Makmur: Pemberdayaan ekonomi produktif agar mustahik dapat menjadi muzakki di masa depan.

Kaltim Peduli: Bantuan sosial dan darurat bagi korban bencana serta masyarakat miskin ekstrem.

Kaltim Taqwa: Penguatan kehidupan beragama dan syiar Islam.

Rincian Penyaluran Berdasarkan Program

Sepanjang 2025, distribusi dana pada masing-masing program tercatat sebagai berikut:

  • Kaltim Cerdas: Rp224,69 juta untuk 194 orang
  • Kaltim Sehat: Rp1,73 miliar untuk 2.574 orang
  • Kaltim Makmur: Rp6,79 miliar untuk 516 orang
  • Kaltim Peduli: Rp10,44 miliar untuk 9.501 orang
  • Kaltim Taqwa: Rp1,75 miliar untuk 2.558 orang

Program Kaltim Peduli menjadi yang terbesar dalam hal jumlah penerima maupun nilai bantuan, menunjukkan tingginya kebutuhan bantuan sosial di masyarakat.

Tak hanya unggul dalam penyaluran, Baznas Kaltim juga mencatat prestasi dari sisi tata kelola. Pada tahun 2025, lembaga ini berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik atas laporan keuangannya.

BACA JUGA:

Hari Kedua Lebaran 2026, Tol Manggar Padat - ibukotakini.com

Selain itu, Baznas Kaltim juga menerima sejumlah penghargaan nasional, termasuk Baznas Award untuk kategori Kantor Digital Terbaik tingkat provinsi dan wilayah tengah.

Melihat capaian tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud mendorong optimalisasi pengumpulan zakat di Kalimantan Timur. 

Ia mengimbau agar aparatur sipil negara (ASN) serta karyawan perusahaan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.

Menurutnya, potensi zakat di Kalimantan Timur sangat besar dan dapat menjadi instrumen penting dalam menekan kemiskinan jika dikelola secara optimal.

BACA JUGA:

BAZNAS Balikpapan Salurkan Insentif Ramadan untuk Hafidz - ibukotakini.com

Pada 2025, Baznas Kaltim berhasil mengumpulkan Rp20 miliar dari target Rp22 miliar. Sementara pada 2026, target pengumpulan ditingkatkan menjadi Rp23 miliar.

“Jika dikelola dengan baik, zakat akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melahirkan lebih banyak muzakki di masa depan,” tegas Rudy. ***