Pemprov Kaltim mengamankan pasokan pangan Mahulu saat Sungai Mahakam surut, mulai jalur darat, subsidi Rp107 juta hingga gudang sembako.
Kabar Ibu Kota

Begini Cara Pemprov Kaltim Amankan Pasokan Pangan di Mahulu

  • Siapkan Subsidi Ongkosa Angkut Rp107 Juta
Kabar Ibu Kota
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan sejumlah langkah untuk mengamankan pasokan pangan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Dua wilayah perbatasan Kaltim itu terancam kekurangan pasokan pangan akibat pendangkalan hulu Sungai Mahakam.

Kondisi sungai yang menjadi urat nadi transportasi menuju wilayah hulu tersebut mulai menghambat distribusi kebutuhan pokok, terutama ke Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.

Pemprov Kaltim bergerak dengan menyiapkan jalur distribusi alternatif, subsidi ongkos angkut, pasar murah hingga rencana pembangunan gudang penyimpanan sembako.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meminta langkah antisipasi dilakukan sebelum gangguan distribusi berkembang menjadi kelangkaan pangan.

BACA JUGA:

Sungai Mahakam Surut, Pemkab Mahulu Kirim 700 Paket Sembako ke Long Apari - ibukotakini.com

“Terpenting bagaimana sembako bisa sampai ke sana. Jangan sampai ada masyarakat Kalimantan Timur mengalami kesulitan mendapatkan bahan pangan. Ini harus jadi perhatian serius kita,” kata Rudy dalam pernyataan resmi, Senin (10/8/2026).

Jalur Darat Jadi Alternatif

Selama ini, kebutuhan pokok menuju wilayah hulu Mahakam dikirim terlebih dahulu hingga Ujoh Bilang. Dari sana, barang diangkut menggunakan kapal-kapal kecil menuju Long Pahangai dan Long Apari.

Namun, Sungai Mahakam yang semakin surut membuat distribusi melalui jalur air menghadapi kendala.

Karena itu, Pemprov Kaltim mulai mengevaluasi jalur darat sebagai alternatif. Selain kapal dan speed boat berkapasitas besar, jalur darat akan dimanfaatkan jika kondisi jalan memungkinkan.

BACA JUGA:

Jumlah Penduduk Miskin Kaltim 199 Ribu Jiwa, Kukar Tertinggi - ibukotakini.com

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyebut jalur Ujoh Bilang-Long Pahangai sepanjang sekitar 60 kilometer masih dapat dilewati truk pengangkut sembako.

Kendati demikian, terdapat titik yang membutuhkan penanganan, khususnya di kawasan Desa Long Mesangaat.

Sementara akses Long Pahangai menuju Long Apari memiliki panjang sekitar 100 kilometer. Sekitar 60 kilometer ruas jalan membutuhkan perapian menggunakan material sirtu agar lebih mudah dilalui kendaraan.

Sejumlah alat berat Dinas PUPR Kaltim yang berada di sekitar Mahakam Ulu akan dikerahkan untuk membantu pekerjaan tersebut bersama Dinas PU Mahulu.

Siapkan Subsidi Rp107 Juta

Pemprov Kaltim juga menyiapkan dukungan anggaran untuk membantu distribusi kebutuhan pokok ke wilayah yang sulit dijangkau.

Disperindagkop UKM Kaltim menyiapkan sekitar Rp50 juta, sedangkan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura menyiapkan sekitar Rp57 juta.

Total dukungan subsidi ongkos angkut tersebut mencapai sekitar Rp107 juta.

Selain subsidi distribusi, Pemprov Kaltim menyiapkan pasar murah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia.

Koordinasi dilakukan bersama Pemkab Mahakam Ulu, Bulog, Pertamina, Disperindagkop UKM, serta Dinas Pangan.

BACA JUGA:

Aparat Pantau Harga Bapokting di Balikpapan - ibukotakini.com

Rudy juga meminta Pertamina memastikan distribusi LPG 3 kilogram tetap menjangkau Mahakam Ulu, termasuk hingga tingkat pangkalan.

“Jangan sampai kita keteteran kalau sudah kejadian,” ujarnya.

Kemarau Diperkirakan hingga Oktober

Antisipasi menjadi penting karena kondisi kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Oktober.

Pemprov Kaltim tidak ingin persoalan distribusi pangan hanya diselesaikan secara temporer. Pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk menghadapi gangguan akses akibat cuaca ekstrem maupun fenomena El Nino.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah pembangunan gudang penyimpanan sembako di lokasi strategis Mahakam Ulu.

Gudang tersebut diharapkan dapat menjadi tempat penyimpanan stok pangan sebelum akses transportasi terganggu.

BACA JUGA:

ASN Lain Boleh Iri! Pemkab Kutim Bahas Kenaikan Tunjangan 35 Persen - ibukotakini.com

“Kalau perlu kita bangun gudang sembako untuk mengantisipasi kondisi seperti ini. Jangan menunggu sampai terjadi baru kita bergerak,” tegas Rudy.

Pemprov Kaltim Cek Jalan ke Long Pahangai

Rudy meminta Dinas PUPR Kaltim segera mengecek kondisi akses darat menuju Long Pahangai.

Jika jalur tersebut memungkinkan dilalui kendaraan pengangkut sembako, distribusi melalui darat akan menjadi salah satu solusi ketika transportasi Sungai Mahakam tidak optimal.

Rudy bahkan menyatakan siap turun langsung meninjau kondisi masyarakat melalui jalur darat sekaligus melihat kawasan perbatasan Kaltim dengan Putussibau, Kalimantan Barat.

Persoalan kewenangan menjadi salah satu tantangan. Sejumlah ruas jalan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Akses Long Pahangai menuju Long Apari juga belum masuk program pembangunan provinsi karena berstatus jalan antarkecamatan.

Namun, Rudy menegaskan persoalan kewenangan tidak boleh menjadi alasan ketika menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

BACA JUGA:

Pemprov Kaltim Akan Bangun Jalan 2,1 Km di Teluk Balikpapan - ibukotakini.com

Menurutnya, warga di wilayah pedalaman dan perbatasan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pangan, energi, dan pelayanan pemerintah.

“Yang paling penting masyarakat kita tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Kita harus bergerak sebelum kondisi semakin sulit,” tegas Rudy.***