Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam bersama pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong dalam sebuah kunjungan lapangan diperkirakan bulan Agustus 2026.
Ekbis

Berapa Kekayaan Haji Isam? Ini Perkiraannya

  • Setelah Bayan, Haji Isam Incar BCA
Ekbis
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM — Kekayaan pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam kembali menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan rencana pembelian Bank BCA. 

Sebelum mengakuisisi PT Bayan Resources Tbk, Haji Isam tercatat memeiliki saham sejumlah perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan perhitungan nilai pasar kepemilikan saham di tiga emiten, yakni PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), nilai saham yang dikaitkan dengan Haji Isam mencapai sekitar Rp79,69 triliun.

Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan persentase kepemilikan dan harga saham pada penutupan perdagangan Jumat, 25 September 2026. Nilainya bukan merupakan total kekayaan bersih Haji Isam karena belum memperhitungkan aset dan kewajiban lainnya.

BACA JUGA:

Akuisisi Bayan Resources: Perusahaan Haji Isam Tegaskan Tak Kucurkan Dana - ibukotakini.com

Pada perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), kepemilikan yang dikaitkan dengan Haji Isam mencapai 76,69 persen melalui putrinya, Liana Saputri.

Dengan kapitalisasi pasar PGUN sekitar Rp57,67 triliun dan harga saham Rp9.625 per saham, nilai kepemilikan tersebut diperkirakan mencapai Rp44,23 triliun.

Selanjutnya, pada PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), kepemilikan yang dikaitkan dengan Haji Isam mencapai 86,64 persen melalui perusahaan yang berada dalam kendalinya.

Dengan kapitalisasi pasar perusahaan sektor biodiesel itu sekitar Rp38,68 triliun dan harga saham Rp3.640 per saham, diperkirakan nilai kepemilikan tersebut mencapai sekitar Rp33,51 triliun.

BACA JUGA:

Direktur Bayan Resources Jual 185.200 Saham BYAN, Kantongi Rp2,47 Miliar - ibukotakini.com

Sementara itu, kepemilikan pada perusahaan pengelola pelabuhan batu bara PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) dikaitkan dengan Haji Isam melalui PT Dua Samudera dengan porsi 76,91 persen.

Berdasarkan kapitalisasi pasar TEBE sekitar Rp2,53 triliun dan harga saham Rp2.340 per saham, nilai kepemilikan tersebut diperkirakan mencapai Rp1,95 triliun.

Jika ketiga estimasi tersebut dijumlahkan, nilai pasar kepemilikan saham Haji Isam pada PGUN, JARR, dan TEBE mencapai sekitar Rp79,69 triliun atau setara sekitar US$4,49 miliar dengan asumsi kurs yang digunakan dalam perhitungan.

Bukan Total Kekayaan Bersih Haji Isam

Besarnya nilai tersebut tidak serta-merta berarti kekayaan bersih Haji Isam mencapai Rp79,69 triliun.

BACA JUGA:

Selamat Datang Haji Isam di Kaltim - ibukotakini.com

Nilai Rp79,69 triliun merupakan estimasi nilai pasar saham yang dikaitkan dengan kepemilikannya pada tiga perusahaan terbuka. Nilainya dapat berubah setiap saat mengikuti pergerakan harga saham di BEI.

Selain itu, perhitungan tersebut belum memasukkan aset Haji Isam lainnya, baik yang berada di perusahaan terbuka maupun perusahaan tertutup, serta belum memperhitungkan kewajiban atau utang.

Haji Isam sendiri tidak tercantum dalam daftar Forbes Real-Time Billionaires. Karena itu, angka kekayaannya tidak dapat disamakan begitu saja dengan kekayaan bersih para miliarder yang tercatat dalam daftar tersebut.

Meski demikian, nilai kepemilikan saham pada tiga emiten tersebut menunjukkan besarnya aset yang dikaitkan dengan pengusaha asal Kalimantan Selatan itu.

BACA JUGA:

Bayan Resources Cabut Force Majeure, 3 Anak Usaha Nambang Lagi - ibukotakini.com

Nama Haji Isam belakangan kembali menjadi perhatian pelaku pasar modal setelah muncul isu mengenai keterlibatannya dalam transaksi saham sejumlah perusahaan besar. Namun, informasi mengenai transaksi tersebut perlu dibedakan dari kepemilikan saham yang telah tercatat atau dapat dihitung berdasarkan data pasar.

Posisi Orang Terkaya di Indonesia

Sebagai pembanding, daftar miliarder Indonesia versi Forbes menempatkan Prajogo Pangestu dan Low Tuck Kwong di jajaran teratas dengan kekayaan masing-masing sekitar US$16,4 miliar dan US$16,3 miliar berdasarkan angka yang disebutkan dalam informasi tersebut.

Dengan demikian, estimasi Rp79,69 triliun pada tiga emiten tadi tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan posisi Haji Isam dalam daftar orang terkaya Indonesia.

Perhitungan kekayaan membutuhkan data yang lebih luas, termasuk seluruh kepemilikan perusahaan, aset pribadi, aset nonpublik, serta kewajiban.

BACA JUGA:

Haji Isam Segera Kuasai 10 Miliar Lembar Saham Bayan - ibukotakini.com

Yang dapat dihitung dari data pasar per 25 September 2026 adalah nilai sekitar Rp79,69 triliun atas kepemilikan saham yang dikaitkan dengan Haji Isam di PGUN, JARR, dan TEBE.**