DLH saat menerima penghargaan dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud terkait inovasi
Kabar Ibu Kota

Berbagai Persiapan, DLH Optimis Tahun ini Meraih Penghargaan Adipura

  • IBUKOTAKINI.COM – Dalam waktu dekap tim penilai penghargaan lingkungan Adipura akan datang untuk melakukan penilaian kebersihan Kota Balikpapan. Selama du
Kabar Ibu Kota
Redaksi

Redaksi

Author

IBUKOTAKINI.COM – Dalam waktu dekat tim penilai penghargaan lingkungan Adipura akan datang untuk melakukan penilaian kebersihan Kota Balikpapan. Selama dua tahun atau pandemi penilaian adipuran dihentikan, dan tahun kembali dilakukan penilaian. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan dalam menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya pekerjaan DLH. Tetapi juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. 

“Kita tidak bisa dibebankan semua kepada DLH, kalau bicara tupoksi dinas lingkungan hidup hanya pengangkutan sampah dan TPA,” kata Sudirman pada Kamis, 13 Oktober 2022.

Sehingga diperlukan kerja sama OPD lainnya. Ia mencontohkan dalam hal permukiman tangung jawab Disperkim sama Lurah dan Camat. Drainase dan jalan di DPU. Sementara sekolah dan adiwiyata menjadi tupoksinya Disdikbud. 

Untuk itu, dalam rangka penilaian adipura pihaknya melibatkan semua OPD terkait, jadi tidak bisa hanya kesatu OPD tetapi keterlibatan semua OPD menjaga kebersihan kota.

“Terkait poin-poin penilaian itu, pihaknya sudah melakukan uji petik, contoh perumahan yang akan dinilai ada 10 perumahan tapi kita pilah hanya 3 perumahan contohnya, RSS Damai, Korpri, dan Poka,” sebutnya.

BACA JUGA:

Dari 3 perumahan tadi itulah yang pihaknya mencoba ambil sample, dari 3 perumahan tadi ada 7 indikator yang dinilai. Disebutkannya, seperti perumahan kopri terkait drainase, pengelolaan sampah, apakah ada kasus bakar-bakar sampah ini paling berbahaya karena bisa menjatuhkan nilai, disekitar perumahan gulmanya bersih atau tidak, perumahan itu untuk rumah tangganya ada pemilahan sampah antara organik dan nonorganik.

“Kalau itu sudah masuk semua berarti nilainya bisa baik, tapi kalau ada disalah satu komponen penilaian belum dilaksanakan ya nilainya tidak akan sempurnah,” imbuhnya.

Seperti pengelolan sampah urusannya DLH sampai ke TPA, dan TPA itu punya penilaian tinggi, untuk TPA kita sangat memadai pembuangan sampah yang dibuang dilakukan pengeolah 

“Kita sudah ada pemilahan antara sampah pasar buat di kompos, termasuk penilaian untuk sampah yang dihasilkan kota Baliipapan pengurangannya berapa persen,” kata Dirman.

Dari data DLH Kota Balikpapan untuk pengurangan sampah ini sudah diangka 24 persen, artinya target nasional yang 30 persen sampai dengan tahun 2025 itu kita sudah mendekati acuan tadi.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama semua pihak OPD, terutama Lurah dan Camat, serta masyarakat. Kami optimis bisa raih Adipura, makanya kami dari tim DLH sudah turun ke lapangan,” tutup Sudirman Djayaleksana. ###