
Berkontribusi Turunkan Angka Stunting, PLN Kaltimra Raih Penghargaan
- PLN UID Kaltimra menerima penghargaan sebagai Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting (OTA ARS) dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM - Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dalam mendukung percepatan penurunan stunting kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Samarinda.
Pada Kamis (12/6), PLN UID Kaltimra menerima penghargaan sebagai Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting (OTA ARS) dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang berkontribusi mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendampingan dan bantuan kepada anak-anak yang masuk kategori risiko stunting.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyatakan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk sektor dunia usaha.
"Penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk dunia usaha. Kami mengapresiasi PLN yang telah berperan aktif sebagai Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting. Semoga sinergi ini terus diperkuat sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan dukungan untuk tumbuh sehat dan berkualitas," ucap Saefuddin Zuhri pada Jumat 19 Juni 2026.
BACA JUGA:
Dari Sepeda hingga Daur Ulang, PLN Kaltimra Gencarkan Budaya Hijau - ibukotakini.com
Dukungan PLN terhadap Program Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting berasal dari dana zakat penghasilan pegawai yang dihimpun secara rutin dan dikelola melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.
Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan masuk dalam kategori delapan asnaf, termasuk keluarga serta anak-anak yang rentan mengalami risiko stunting.
Ia menyebut program ini tidak hanya mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kota Samarinda. Tetapi juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 2 Tanpa Kelaparan, khususnya dalam upaya mengakhiri segala bentuk malnutrisi dan memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan.
BACA JUGA:
Cuma Sampai 9 Juni! Beli Token di PLN Mobile Dapat Voucher - ibukotakini.com
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui program yang didukung oleh zakat penghasilan pegawai dan dikelola melalui YBM PLN, kami berupaya berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting. Selain mendukung program pemerintah, inisiatif ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDGs Nomor 2 tentang Tanpa Kelaparan yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi dan penghapusan malnutrisi," ujar Chaliq.
Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menyebut penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi PLN untuk terus menjalankan program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjalankan program-program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap kontribusi yang diberikan dapat membantu tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam menurunkan angka stunting," kata Adrian.
Penghargaan dari Pemerintah Kota Samarinda ini menjadi bukti bahwa kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan. ***
