Seorang pedagang telur tengah merapikan dagangannya. Kabupaten Blitarakan tingkatkan pasokan telur ke Kaltim
Kutai Timur

Blitar Tingkatkan Pasokan Telur, Cabai dan Bawang ke Kutim

  • Kutim menggandeng Blitar memasok telur, cabai dan bawang merah untuk menjaga ketersediaan pangan dan menekan inflasi. Produksi telur Blitar mencapai 700 ton per hari.
Kutai Timur
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggandeng Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, untuk memperkuat pasokan pangan sekaligus menekan inflasi daerah. 

Kerja sama ini membuka akses Kutim terhadap sejumlah komoditas yang produksinya masih terbatas di daerah, termasuk telur, cabai dan bawang merah.

Kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di Aula UPTD Taman Budaya, Jalan Kemakmuran, Samarinda, Selasa (6/10/2026).

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan kerja sama antardaerah tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan yang belum mampu dipenuhi secara mandiri. Langkah itu juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

BACA JUGA:

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI - ibukotakini.com

Menurut Ardiansyah, Blitar memiliki keunggulan komparatif di sektor pertanian sehingga dapat menjadi salah satu sumber pasokan pangan bagi Kutim.

“Oleh karena itu, Kutai Timur membutuhkan pasokan produk pertanian dari Blitar, seperti cabai dan bawang merah, untuk melengkapi produksi lokal yang jumlahnya masih terbatas. Langkah kerja sama ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat Kutai Timur,” sebutnya.

Selain komoditas hortikultura, kerja sama juga diarahkan pada pemenuhan kebutuhan telur ayam di Kalimantan Timur.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan Blitar memiliki kapasitas produksi telur ayam yang besar sehingga pasokannya dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah daerah di Kaltim.

“Kabupaten Blitar saat ini merupakan pemasok telur ayam tertinggi di tingkat nasional dengan kapasitas produksi yang mencapai tidak kurang dari 700 ton per harinya. Langkah distribusi ini disebut sejalan dengan program ketahanan pangan dari pemerintah pusat di bawah pemerintahan Prabowo,” terang Rijanto.

BACA JUGA:

400 KK di Kutai Timur Jadi Sasaran Reforma Agraria - ibukotakini.com

Pasokan telur tersebut ditargetkan menjangkau sejumlah wilayah di Kaltim, mulai dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur hingga Penajam Paser Utara (PPU).

Untuk menjaga kelancaran distribusi, jaringan pengurus Paguyuban Warga Blitar di Kaltim juga akan dilibatkan ketika terjadi kendala pasokan di pasar daerah.

Kurangi Ketergantungan pada Batu Bara

Kerja sama pangan dengan Blitar juga berkaitan dengan strategi jangka panjang Pemkab Kutim untuk mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap sektor pertambangan.

Ardiansyah mengungkapkan sekitar 70 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kutim masih didominasi sektor pertambangan batu bara.

Kondisi tersebut membuat perekonomian Kutim rentan terhadap fluktuasi penerimaan dari dana bagi hasil sumber daya alam.

BACA JUGA:

Perusahaan Sawit Ini Buka Suara Setelah Disegel Warga - ibukotakini.com

“Mengingat penerimaan dari dana bagi hasil sumber daya alam memiliki sifat yang sangat fluktuatif, Pemkab Kutai Timur kini berupaya mengurangi ketergantungan pada sektor tambang dengan memfokuskan pembangunan pada sektor pertanian, khususnya melalui perkebunan kelapa sawit,” urainya.

Penguatan sektor pertanian menjadi bagian dari upaya Pemkab Kutim membangun sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam.

Kerja sama dengan Blitar diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang pengembangan jejaring perdagangan antardaerah.

Blitar Siap Perkuat Distribusi

Rijanto menegaskan kerja sama sektor pangan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah. Selain memperluas pasar bagi produk pertanian dan peternakan Blitar, distribusi ke Kaltim diharapkan membantu menjaga ketersediaan komoditas di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

BACA JUGA:

RM Ingatkan Bumil Nonton Berita Baik Supaya Bayinya Pintar - ibukotakini.com

Ia juga mendorong masyarakat Blitar yang berada di perantauan untuk ikut berkontribusi terhadap perekonomian daerah tempat mereka tinggal.

“Selain membangun kerja sama sektor peternakan, Bupati Rijanto menaruh harapan besar agar masyarakat Blitar yang berada di perantauan dapat menjaga semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan berkontribusi sebagai kekuatan ekonomi bagi pemerintah daerah di Kaltim,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut difasilitasi Paguyuban Warga Blitar. Selain membahas kerja sama pangan, agenda juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan kuliner Blitar, seperti Makam Bung Karno, Candi Penataran, dan Nasi Pecel khas Blitar.

Ardiansyah juga mengundang Rijanto untuk kembali berkunjung ke Sangatta, ibu kota Kutim. Rijanto diketahui pernah datang ke wilayah tersebut dalam rangka mengurus warga transmigrasi.

BACA JUGA:

Kualitas Udara Membaik, Mayoritas Sekolah di Kutim Kembali PTM Hari Ini - ibukotakini.com

Kerja sama Kutim dan Blitar diharapkan menjadi salah satu model kolaborasi antardaerah dalam memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Timur.***