BPBD Balikpapan Bagikan 2.500 Masker dan Ungkap 63 Hektare Lahan Terbakar
Balikpapan

BPBD Balikpapan Bagikan 2.500 Masker dan Ungkap 63 Hektare Lahan Terbakar

  • Lebih dari 50 perusahaan besar di Balikpapan Berpartisipasi
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan membagikan 2.500 buah masker kepada pengendara roda dua di sejumlah titik jalan protokol, Selasa pagi (27/10/2026). 

Langkah cepat ini diambil menyusul pekatnya kabut asap kiriman yang menyelimuti kota minyak.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, menjelaskan bahwa aksi pembagian masker yang berlangsung pukul 08.30 hingga 09.00 WITA tersebut disebar ke dalam lima jalur utama kota.

"Pagi tadi kami membagikan sekitar 2.500 pieces masker kepada masyarakat, khususnya pengendara motor, di lima jalur utama. Alhamdulillah warga sangat kooperatif," ungkap Usman saat dikonfirmasi.

Meskipun titik panas (hotspot) di wilayah Kota Balikpapan terpantau nihil, Usman menduga kabut asap pekat yang dirasakan warga merupakan kiriman dari luar daerah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di sisi lain, BPBD Balikpapan mencatat eskalasi kejadian karhutla yang masih terus terjadi. Sepanjang periode September hingga Oktober 2026, tercatat sudah ada 135 kejadian kebakaran lahan dengan estimasi luas area mencapai kurang lebih 63 hektare.

Melihat kondisi tersebut, Usman mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Ia kerap mendapati kasus di mana warga membakar lahan namun lalai dalam pengawasan, sehingga api merembet tak terkendali.

BACA JUGA:

Minyak dan Telur Diserbu Warga, Pemkot Balikpapan Gelar GPM Mobile di Kecamatan - ibukotakini.com

"Kami meminta bantuan para lurah, camat, hingga instansi terkait untuk terus mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran. Setiap hari laporan kejadian karhutla selalu ada, dan kami berupaya mempercepat penanganan pemadaman," tegasnya.

Dalam upaya mitigasi bencana, BPBD Balikpapan menerapkan konsep pentahelix yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Usman mengapresiasi dukungan dari sektor swasta yang turut aktif membantu penanganan darurat kabut asap.

Tercatat ada lebih dari 50 perusahaan besar di Balikpapan seperti PT Pertamina, PT Badak, Bayan dan lainnya yang ikut ambil bagian. 

Keterlibatan korporasi tersebut meliputi, bantuan logistik masker untuk dibagikan kepada warga, armada pemadam mandiri yang dikerahkan untuk membantu tim BPBD di lapangan.

Dan suplai air bersih untuk mempermudah suplai pemadaman di titik-titik rawan karhutla.

"Hampir semua perusahaan besar di wilayah timur dan utara Balikpapan bergerak bersama kami. Sinergi ini sangat membantu percepatan pemadaman di lapangan," pungkas Usman. (Adv-Diskominfo Balikpapan)