Buka Puasa Dibayar Doa, 800 Porsi Tiap Hari Disiapkan
Balikpapan

Buka Puasa Dibayar Doa, 800 Porsi Tiap Hari Disiapkan

  • Mulai dari pengemudi ojek daring, tukang sapu, hingga masyarakat sekitar tampak antre tertib mengambil takjil yang dibagikan secara cuma-cuma
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Menjelang waktu berbuka puasa, halaman salah satu ruko di kawasan Strat Mantau mulai dipadati warga, Minggu (22/2/2026).

Mulai dari pengemudi ojek daring, tukang sapu, hingga masyarakat sekitar tampak antre tertib mengambil takjil yang dibagikan secara cuma-cuma.

Aneka kudapan seperti donat, tahu isi, bakwan, serta tiga butir kurma tersaji untuk membatalkan puasa. Usai Salat Magrib, panitia kembali membagikan makanan berat, bahkan kambing guling, yang bisa dinikmati gratis. Syaratnya hanya satu, cukup dibayar dengan doa.

Ketua panitia kegiatan, Gianto, mengatakan bahwa program Buka Puasa Dibayar dengan Doa tahun ini memasuki penyelenggaraan tahun kelima.

“Ini untuk semua masyarakat, dan semuanya gratis,” ucapnya.

Ia menceritakan, kegiatan tersebut berawal dari kepedulian terhadap para pengemudi ojek online. Saat itu, merupakan masa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Seiring waktu, kegiatan ini semakin diminati dan terbuka bagi siapa saja.

Buka Puasa Dibayar Doa, 800 Porsi Tiap Hari Disiapkan

“Sekarang berkembang, masyarakat umum juga ikut hadir dan menikmati buka puasa bersama,” jelasnya.

Tahun ini, panitia menargetkan pembagian 700 hingga 800 porsi makanan setiap hari selama Ramadan. Jumlah tersebut diperkirakan bisa bertambah, mengingat dukungan dari berbagai komunitas dan relawan terus mengalir.

Gianto menyebut kegiatan ini merupakan inisiatif Komunitas Arus (Kom Arus) yang didukung HDCI Balikpapan, Piwan Chapter Mulawarman, serta sejumlah komunitas lainnya.

“Alhamdulillah sudah berjalan hari ke empat dan makin ramai. Semoga menjadi berkah untuk kita semua dan memotivasi teman-teman lain di Balikpapan untuk mengadakan kegiatan serupa. Ramadan ini momen luar biasa, waktunya kita panen kebaikan,” katanya.

Meski kondisi ekonomi dinilai belum sepenuhnya pulih, semangat berbagi tak surut. Panitia memastikan kegiatan sosial ini tetap berjalan berkat gotong royong dan partisipasi banyak pihak.

“Tahun ini justru ada penambahan dukungan. Insyaallah porsinya juga akan kami tambah karena semakin banyak yang ikut support,” tutupnya. ***