
Buka Safari Ramadan, Wali Kota Umumkan Sertifikat Halal RPU
- Keberadaan rumah potong bersertifikat memberi kepastian bahwa proses penyembelihan dilakukan sesuai ketentuan agama
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM – Sebanyak 8 rumah potong potong ungags (RPU) di Kota Balikpapan mengantongi sertifikat halal. Penerimaan sertifikat halal tersebut setelah melalui proses dari Pemerintah Kota dan Kementerian Agama Kota Balikpapan.
Pengumuman peroleh sertifkat halal tersebut oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dalam pembukaan Safari Ramadan 1447 Hijriah, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pada Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Balikpapan dan Kementerian Agama Balikpapan dalam memperkuat jaminan produk halal, khususnya pada proses penyembelihan unggas.
“Sudah ada delapan titik. Jumlah itu termasuk besar, bahkan kemungkinan terbanyak di Kalimantan. Ke depan tentu kita dorong agar terus bertambah,” terangnya.
Menurutnya, keberadaan rumah potong bersertifikat memberi kepastian bahwa proses penyembelihan dilakukan sesuai ketentuan agama, mulai dari tata cara pemotongan, penanganan hewan, hingga distribusi daging ke pedagang.
BACA JUGA:
Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 Resmi Ditetapkan - ibukotakini.com
Di mana pembenahan sektor ini penting karena kebutuhan daging ayam di Balikpapan cukup tinggi dan menjadi konsumsi harian masyarakat.
"Dengan sistem yang tertib, kepercayaan publik terhadap produk yang beredar juga akan meningkat," katanya.
Rahmad juga membuka peluang penambahan lokasi sertifikasi di berbagai wilayah, termasuk kawasan pasar tradisional. Ia menegaskan, pemerintah akan terus melakukan pembinaan agar pelaku usaha memahami prosedur dan standar yang harus dipenuhi.
Terkait Pasar Pandansari yang disebut belum memiliki rumah potong unggas bersertifikat, ia memastikan akan dilakukan sosialisasi lanjutan melalui Kemenag agar pengelola maupun pedagang mengetahui mekanisme pengajuan dan persyaratan.
Selain rumah potong skala besar, perhatian juga diarahkan kepada pelaku usaha kecil yang menjual olahan berbahan dasar ayam.
Dia menyebut, kejelasan asal-usul bahan baku menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas konsumsi masyarakat.
BACA JUGA:
Ditemukan Anak Tak Sekolah, Ini Solusi Pemkot Balikpapan - ibukotakini.com
“Yang kita makan itu menjadi bagian dari diri kita. Jika prosesnya baik dan sesuai ketentuan, insya Allah membawa keberkahan dalam kehidupan,” tuturnya.
Ia berharap pembinaan dan pengawasan di sektor pemotongan unggas dapat berjalan berkelanjutan, sehingga jaminan kehalalan produk pangan di Balikpapan semakin kuat dari hulu hingga ke tingkat pedagang.
Diketahui, Safari Ramadan sendiri menjadi agenda tahunan Pemkot Balikpapan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyampaikan berbagai program pembinaan, termasuk penguatan sistem jaminan halal di daerah. (Adv Diskominfo Balikpapan)
