
BUMA Internasional (DOID) Suntik Modal US$4,7 Juta ke Grup Moura Materials
- Modal Dialirkan Secara Bertahap
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – Kontraktor pertambangan batu bara, PT BUMA Internasional Group Tbk (DOID) mengucurkan modal sebesar US$4,7 juta ke Grup Moura Materials.
Pemberian modal dilakukan melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA Indonesia).
Corporate Secretary PT BUMA Internasional Group Tbk, Olga Oktavia Patuwo, menjelaskan transaksi tersebut dilakukan pada 16 September 2026.
“Pada tanggal 16 September 2026, BUMA Indonesia, anak perusahaan terkendali yang 99,99% sahamnya dimiliki oleh Perseroan, melakukan peningkatan modal sejumlah USD4.700.000 (empat juta tujuh ratus ribu Dolar Amerika Serikat), secara langsung dan tidak langsung, pada Grup Moura Materials,” kata Olga Oktavia Patuwo, Jumat 18 September 2026.
BACA JUGA:
Merdeka Gold Buka Suara soal Rencana Dual Listing di Hong Kong - ibukotakini.com
Entitas yang menjadi tujuan peningkatan modal tersebut yakni Moura Materials HoldCo Pty Ltd, Moura Materials MidCo Pty Ltd, Moura Materials BidCo Pty Ltd, dan Moura Materials Services Pty Ltd.
Modal Dialirkan Bertahap
Olga menjelaskan, peningkatan modal tersebut merupakan bagian dari rangkaian transaksi pendanaan. Dana dari peningkatan modal dialihkan melalui Grup Moura Materials secara bertahap.
Perseroan menyatakan peningkatan modal tersebut tidak merupakan investasi baru pada masing-masing entitas dalam Grup Moura Materials.
Struktur kepemilikan juga tetap. Setelah transaksi, BUMA Indonesia tetap memiliki 100% saham pada entitas-entitas terkait dalam Grup Moura Materials.
BACA JUGA:
EBITDA Loncat 98 Persen, Kinerja DOID Pulih Meski Pendapatan Turun - ibukotakini.com
Nilai peningkatan modal sebesar US$4,7 juta akan dikonversikan ke dolar Australia (AUD) berdasarkan nilai tukar yang ditetapkan Reserve Bank of Australia pada tanggal dana diterima.
Nilai transaksi 188,22% dari ekuitas DOID
Transaksi tersebut dikategorikan sebagai Transaksi Afiliasi berdasarkan POJK 42/2020 sekaligus Transaksi Material berdasarkan POJK 17/2020.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 30 Juni 2026, total ekuitas DOID tercatat sebesar US$2,497 juta.
Sementara nilai transaksi mencapai US$4,7 juta atau setara sekitar 188,22% dari total ekuitas perseroan per 30 Juni 2026.
BACA JUGA:
Kredit Kaltim Tembus Rp223 Triliun, Tumbuh 22,8 Persen - ibukotakini.com
Meski memenuhi kriteria transaksi material, DOID menyatakan transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban tertentu berdasarkan ketentuan POJK karena dilakukan oleh anak perusahaan terkendali yang 99,99% sahamnya dimiliki langsung oleh perseroan.
DOID juga menyatakan transaksi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan.
Untuk mendukung bisnis Moura Materials
Olga menjelaskan, peningkatan modal tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha Grup Moura Materials.
Perseroan menilai transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan DOID.
BACA JUGA:
Balikpapan Jadi Pusat Remanufaktur XCMG Pertama di Luar China - ibukotakini.com
DOID juga menyatakan BUMA Indonesia memiliki 100% saham, secara langsung maupun tidak langsung, pada entitas dalam Grup Moura Materials. Dengan struktur tersebut, perseroan secara tidak langsung memiliki kepentingan 99,99% pada setiap entitas dalam grup tersebut.***
