Salah satu lokasi tambang anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Ekbis

Buset! Bayan Tebar Dividen Rp8,9 Triliun

  • Setara 65,12 Persen dari Laba Bersih
Ekbis
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Emiten batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali memanjakan investor dengan membagikan dividen tunai senilai US$500 juta. Jumlah tersebut setara dengan Rp8,9 Triliun rupiah dengan acuan kurs tengah Bank Indonesia per 12 Juni 2026, 1 dolar AS = Rp17.981.

Keputusan obral dividen disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu10 Juni 2026.  

Dividen tunai sebesar US$ 500 juta untuk periode tahun buku 2025 setara dengan 65,12 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk perseroan sebesar US$ 767,91 juta. 

Para pemegang saham nantinya akan mendapatkan dividen tunai dari perseroan sebesar US$ 0,015 per saham atau sekitar Rp270 per lembar saham. Selanjutnya, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$ 2,4 miliar dan total ekuitas US$ 2,69 miliar. 

BACA JUGA:

Bayan Masih Hitung Risiko Aturan Baru Ekspor SDA - ibukotakini.com

Laba Bersih Bayan Resources (BYAN) Merosot 12,45 Persen di Awal 2026 - ibukotakini.com

Pemegang saham pengendali BYAN, Low Tuck Kwong, diperkirakan menjadi penerima dividen terbesar. Dengan kepemilikan sekitar 40 persen saham, miliarder batu bara tersebut berpotensi mengantongi ratusan juta dolar AS dari aksi korporasi ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, Bayan Resources dikenal konsisten mengembalikan sebagian besar laba perusahaan kepada investor. 

Perseroan tercatat telah membagikan dividen bernilai miliaran dolar AS dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) yang relatif tinggi dibandingkan sejumlah emiten batu bara lainnya di Bursa Efek Indonesia.

BACA JUGA:

Pemegang Saham TRJA Lepas 877.500 Saham - ibukotakini.com

Laba Bersih Emiten Low Tuck Kwong Anjlok 74,4% pada Kuartal I-2026 - ibukotakini.com

Di tengah pembagian dividen besar tersebut, perusahaan tetap fokus menjalankan target produksi dan penjualan batu bara sepanjang 2026. 

Manajemen juga menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) guna mendukung aktivitas penambangan serta pengembangan infrastruktur operasional.

Meski kinerja kuartal I 2026 menunjukkan penurunan pendapatan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, posisi kas perseroan dinilai masih kuat sehingga mampu menopang pembagian dividen kepada para pemegang saham.

Jadwal pembagian dividen BYAN:

- Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 19 Juni 2026.

- Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 22 Juni 2026.

- Cum dividen pasar tunai pada 23 Juni 2026.

- Ex dividen pasar tunai pada 24 Juni 2026.

- Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 23 Juni 2026 pukul 16.15 WIB.

- Pembayaran dividen dilakukan pada 8 Juli 2026

Pada perdagangan sesi pertama Senin, 15 Juni 2026, BYAN diperdagangkan dikisaran 9.700 hingga 9.800.***

 

Disclaimer: Informasi ini disajikan untuk tujuan pemberitaan dan bukan merupakan rekomendasi membeli atau menjual saham tertentu. Investor disarankan melakukan analisis mandiri serta mempertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.