Cadangan beras Kaltim dan Kaltara mencapai 22.300 ton hingga April 2026.
Samarinda

Cadangan Beras Kaltim 22.300 Ton, Bulog Pastikan Aman hingga 8 Bulan

  • Bangun Gudang dan Serap Gabah Petani
Samarinda
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Cadangan beras di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dipastikan dalam kondisi aman. 

Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) mencatat stok beras hingga April 2026 mencapai 22.300 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tujuh hingga delapan bulan ke depan.

Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltimtara, Musazdin Said, mengatakan jumlah tersebut masih sangat mencukupi untuk mendukung berbagai program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di daerah.

“Jika melihat realisasi penyaluran setiap bulan yang berkisar antara 5.000 hingga 6.000 ton, maka ketahanan stok yang dimiliki Bulog Kaltimtara dipastikan aman hingga tujuh sampai delapan bulan ke depan,” ujar Musazdin Said sebagaimana dilansir Diskominfo Kaltim, Rabu (13/5/2026).

BACA JUGA:

Stok Beras Samarinda Aman, Bulog Siap Redam Lonjakan Harga - ibukotakini.com

Saat ini, penyaluran beras difokuskan untuk sejumlah program strategis pemerintah, seperti bantuan pangan, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

Selain itu, Bulog juga melakukan penjualan beras premium untuk memenuhi kebutuhan pasar umum.

Tak hanya memastikan ketersediaan stok, Bulog juga memperkuat kesiapan distribusi pangan di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Pada 2026, Bulog merencanakan pembangunan gudang baru di wilayah Samboja dengan kapasitas tampung mencapai 1.000 ton.

BACA JUGA:

Mentan Klaim Stok Beras RI Tertinggi Sepanjang Sejarah - ibukotakini.com

Gudang tersebut ditujukan untuk mempercepat distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas inflasi di kawasan sekitar IKN yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.

Di sisi hulu, Bulog turut mengoptimalkan penyerapan gabah lokal dari lahan pangan berkelanjutan seluas 70 hektare di sekitar kawasan IKN. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian pangan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Dengan cadangan 22.300 ton dan penguatan infrastruktur distribusi, Bulog memastikan pasokan beras di Kaltimtara tetap terkendali di tengah dinamika kebutuhan dan pertumbuhan kawasan strategis nasional.***