CDSI Perkuat Portofolio Armada 15 Kapal.
Bisnis

CDI Perluas Bisnis Maritim, Elara Dalimbar 1 Punya Crane 150 Ton

  • CDI memperluas bisnis maritim lewat Elara Dalimbar 1, kapal offshore berbendera Indonesia dengan teknologi DP Class III dan crane berkapasitas hingga 150 ton.
Bisnis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) memperluas bisnis logistik maritim melalui pengoperasian kapal Multi-Purpose Support Vessel (MPSV) Elara Dalimbar 1. 

Kapal ini memperkuat kemampuan anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), dalam melayani pekerjaan lepas pantai (offshore) yang membutuhkan teknologi dan dukungan teknis khusus.

Kapal yang dioperasikan PT ELPI Trans Cargo (ETC), anak usaha CSI, tersebut diklaim sebagai kapal MPSV berbendera Indonesia pertama yang memiliki teknologi Dynamic Positioning (DP) Class III.

Teknologi ini memungkinkan kapal mempertahankan posisi dan arah secara presisi tanpa bergantung pada sistem jangkar konvensional, termasuk ketika menghadapi kondisi lingkungan ekstrem seperti angin, gelombang, dan arus.

BACA JUGA:

RUU Perampasan Aset Dikebut DPR: Bakal Libatkan 80 Lembaga

Pengoperasian Elara Dalimbar 1 menjadi bagian dari strategi CDI memperluas portofolio bisnis maritim, sekaligus membuka peluang untuk melayani kebutuhan industri energi dan infrastruktur laut.

Elara Dalimbar 1 Dilengkapi Crane Berkapasitas 150 Ton

Elara Dalimbar 1 dirancang untuk mendukung berbagai pekerjaan offshore, mulai dari dukungan operasi bawah laut (subsea support), dukungan fasilitas produksi dan penyimpanan minyak terapung (Floating Production Storage and Offloading/FPSO), penanganan keadaan darurat, hingga pekerjaan pengangkatan di laut.

Kapal tersebut juga dilengkapi Remotely Operated Vehicle (ROV), fasilitas pendukung penyelaman (diving support), serta dua unit crane dengan kapasitas masing-masing hingga 150 ton dan 40 ton.

Kombinasi fasilitas itu memungkinkan kapal mendukung pekerjaan bawah laut dan operasi maritim yang memerlukan peralatan khusus, tingkat presisi tinggi, serta standar keselamatan yang ketat.

BACA JUGA:

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Minta Kendaraan Perusahaan Ganti Pelat KT

Presiden Direktur PT Chandra Shipping International, Lingga Widastri, mengatakan penambahan kemampuan tersebut ditujukan untuk memperkuat daya saing perusahaan di segmen layanan maritim.

“Pengoperasian Elara Dalimbar 1 memperkuat kapasitas kami dalam melayani pekerjaan offshore dengan kebutuhan teknis yang lebih kompleks, sekaligus membuka peluang untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek yang mendukung kegiatan industri energi dan pembangunan infrastruktur maritim di Indonesia,” ujar Lingga dalam keterangan pers, Rabu (28/10/2026).

CSI Perkuat Portofolio Armada 15 Kapal

Kehadiran Elara Dalimbar 1 melengkapi portofolio layanan maritim CSI yang saat ini didukung oleh 15 kapal.

Melalui pengembangan tersebut, CSI memperluas cakupan layanan dari logistik maritim yang telah dijalankan ke segmen offshore support. Perusahaan juga berupaya menjajaki peluang bisnis yang membutuhkan kapabilitas teknis lebih beragam.

BACA JUGA:

Pimpin Apel Sumpah Pemuda ke-98 di PPU, Sekda Tohar Tekankan 3 Karakter Pemuda

Menurut Lingga, pengembangan armada bukan sekadar menambah jumlah kapal, tetapi juga meningkatkan kemampuan perusahaan agar sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dengan dukungan teknologi DP Class III dan berbagai fasilitas operasional, CSI menargetkan portofolio layanan yang lebih kompetitif untuk mendukung industri energi serta pembangunan infrastruktur maritim nasional.

Bisnis Infrastruktur CDI Mencakup Energi hingga Logistik

CDI merupakan perusahaan investasi infrastruktur dengan pemegang saham utama PT Chandra Asri Pacific Tbk dan EGCO Group, perusahaan listrik yang tercatat di Thailand.

Bisnis CDI mencakup sejumlah sektor infrastruktur, antara lain penyediaan daya, pengolahan air, kepelabuhanan dan penyimpanan, serta solusi logistik.

BACA JUGA:

Laba Elnusa (ELSA) Melonjak 29% Jadi Rp681,5 Miliar

Dalam keterangan perusahaan, CDI mengoperasikan pembangkit listrik berkapasitas 320 megawatt (MW), fasilitas pengolahan air dengan kapasitas total 4.874 liter per detik, dua jetty, dan tangki penyimpanan dengan kapasitas gabungan 142.000 meter kubik.

Di sektor logistik, perusahaan memiliki armada maritim sebanyak 15 kapal dengan kapasitas 4.200–9.600 DWT serta 212 unit armada logistik darat. CDI juga mengoperasikan gudang dengan luas total 51.128 meter persegi dan satu fasilitas gudang berpendingin (cold storage).***