Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengatakan, pemasangan CCTV menjadi langkah antisipasi untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas
Balikpapan

Cegah Aksi Begal, Pemkot Balikpapan Pasang CCTV

  • Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud Ingatkan Warga Jangan Keluar Sendirian Tengah Malam
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah ruas jalan utama menyusul viralnya dugaan percobaan begal di kawasan Jalan Mukmin Faisal, Balikpapan Selatan. 

Wali Kota Balikpapan mengatakan, pemasangan CCTV menjadi langkah antisipasi untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas sekaligus mempercepat proses identifikasi apabila terjadi tindak kejahatan di ruang publik. 

“Kalau ada kejadian, sekecil apa pun, kita punya bukti dan bisa mendeteksi lebih cepat,” ungkap Rahmad Mas'ud usai Rapat Paripurna, Senin (18/5/2026). 

Menurut Rahmad, pemerintah menargetkan pemasangan CCTV dilakukan secara bertahap di berbagai titik strategis dan jalan utama Kota Balikpapan sepanjang tahun ini. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pemkot-balikpapan-usulkan-1-000-formasi-cpns-2026

“Mudah-mudahan tahun ini dipasang beberapa CCTV di seluruh jalan di Kota Balikpapan,” katanya. 

Ia menyebut, keberadaan CCTV bukan untuk membatasi aktivitas masyarakat, melainkan meningkatkan rasa aman di tengah tingginya mobilitas warga dan perkembangan kota yang semakin pesat. 

"Selain pemasangan kamera pengawas, kami  telah berkoordinasi untuk meningkatkan patroli malam, khususnya di kawasan yang minim aktivitas dan rawan tindak kriminal. 

Sebelumnya, dugaan percobaan begal di sekitar Perumahan Batara, Jalan Mukmin Faisal, viral di media sosial setelah korban mengunggah video dan kronologi kejadian. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/wawali-balikpapan-masa-pensiun-bukan-akhir-pengabdian-seorang-asn

Dalam peristiwa tersebut, korban dilaporkan mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian kaki. 

Kapolresta Balikpapan memastikan laporan telah diterima dan penyelidikan masih berlangsung. 

Polisi kini memburu pelaku dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi serta meningkatkan patroli melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). 

Di sisi lain, Rahmad juga meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan pribadi, terutama saat beraktivitas pada malam hari. Ia mengimbau warga tidak bepergian sendirian pada jam-jam rawan jika tidak ada kepentingan mendesak. 

“Kalau tidak terlalu penting keluar rumah tengah malam, lebih baik ditunda. Minimal berdua atau bertiga,” pesannya. ***