Cegah Makanan Berbahaya, Diskukmperindag PPU Gandeng BPOM Gelar Edukasi Keamanan Pangan
Penajam

Cegah Makanan Berbahaya, Diskukmperindag PPU Gandeng BPOM Gelar Edukasi Keamanan Pangan

  • Sosialisasi ini sekaligus menjadi langkah strategis PPU dalam menghadapi penilaian Forum Kabupaten Sehat, di mana pasar yang memenuhi standar kesehatan menjadi indikator utama.
Penajam
Is Wahyudi

Is Wahyudi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Upaya menciptakan pasar yang sehat dan aman terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kamis (1/5/2025), Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU menggelar sosialisasi keamanan pangan di Pasar Induk Penajam, menggandeng Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Balikpapan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang menyasar para pedagang pasar. Tujuannya jelas meningkatkan pemahaman tentang bahaya penggunaan bahan berbahaya dalam makanan, seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, hingga rhodamin B.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk mengantisipasi adanya penggunaan bahan berbahaya dalam pengolahan makanan, dan sebagai upaya mewujudkan pasar yang sehat serta aman,” terang Marlina, Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU.

Sebanyak 35 pedagang mengikuti penyuluhan langsung dari Kepala BPOM Balikpapan. Mereka tak hanya dibekali materi edukasi, tetapi juga mendapatkan leaflet berisi informasi penting mengenai bahan kimia yang dilarang dalam produk pangan.

BACA JUGA:

TTG XI Kaltim di PPU Ditutup, Wabup Waris Dorong Inovasi Teknologi Berbasis Desa - ibukotakini.com

Untuk memperluas jangkauan sosialisasi, sejumlah materi edukatif juga dipasang di berbagai sudut pasar. Langkah ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak pedagang dan konsumen, agar tercipta kesadaran bersama dalam menjaga kualitas pangan.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi langkah strategis PPU dalam menghadapi penilaian Forum Kabupaten Sehat, di mana pasar yang memenuhi standar kesehatan menjadi indikator utama.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para pedagang dapat lebih memahami pentingnya menjaga keamanan produk pangan dan kebersihan lingkungan pasar,” tambah Marlina. (Adv/Diskominfo)