
Cegah Stunting, DP3AKB Balikpapan Sosialisasikan GENTING
- Libatkan Perusahaan untuk Cegah Stunting
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan terus menggalakkan program quick win BKKBN, GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting). Ini adalah program yang dikolaborasikan dengan mitra kerja, seperti dunia usaha.
Plt Kepala DP3AKB Kota Balikpapan, Nursyamsiarni D. Larosse mengatakan, yang sekarang sudah berjalan misalnya Hotel Pacific Balikpapan. Dunia usaha menjadi orang tua asuh, misalnya bagi bayi dua tahun.
"Bantuan dukungan ini bisa melalui bantuan makanan yang berprotein atau uang sebesar Rp15ribu per orang per hari per bayi," sebutnya Jumat (7/11/2025).
Ia mencontohkan, program ini berjalan untuk ibu hamil, ibu menyusui, juga baduta atau bayi dua tahun. Kemudian saat komitmen dilakukan, suoaya ter-record di pemerintah pusat, maka ada aplikasi yang harus diisi, berupa lembar komitmen.
"Kesanggupan mereka misalnya berapa bulan. Tapi kita punya target paling tidak tiga bulan. Dengan asumsi per hari paling tidak mereka bisa bantu baduta satu orang," jelasnya.
Nominal Rp15 ribu minimal yang ditentukan adalah berdasarkan petunjuk pelaksanaan kementerian. Sehingga, apabila Rp15 ribu per hari maka asumsi 1 bulan Rp450 ribu. Dengan target yang diminta paling tidak 3 bulan.
BACA JUGA:
Bawe Paser Balikpapan Bergerak, Edukasi Cegah Stunting di Kampung Atas Air - ibukotakini.com
Pelaksanaan program ini juga bekerjasama dengan penyuluh KB itu yang merupakan mitra kerja DP3AKB. Penyuluh KB adalah pegawai pemerintah dari BKKBN Provinsi yang penugasannya di Kota Balikpapan.
"Jadi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Provinsi Kaltim. Mereka lah yang secara kewilayahan sudah kami bagi dan membantu memantau," bebernya.
Program GENTING ini diharapkan dapat melibatkan sebanyak-banyaknya pengusaha. Per September lalu pihaknya mengumpulkan sejumlah perusahaan jelaskan dan dijelaskan program terkait GENTING. Lalu secara lisan ditanyakan terkait komitmen para pengusaha.
Yang sudah survei ke lapangan adalah Angkasapura. Baznas pada saat rapat sudah menyatakan komitmen melalui zakat penghasilan yang dikumpulkan juga dialokasikan untuk GENTING.
"Harapannya dengan fasilitasi melalui Bappeda sebagai OPD yang berkaitan langsung dengan forum CSR, lebih banyak perusahaan yang bisa ikut terlibat," ujarnya.
Karena selama ini DP3AKB yang memiliki inisiatif mengundang para mitra kerja yang sudah sering terlibat. Nantinya akan ada diskusi lebih lanjut mengenai hal ini.
"Genting ini baru sosialisasikan Maret. Jadi sekarang masih proses. Saat ini selain sosialisasi, beberapa perusahaan yang sudah berkomitmen sambil pelaksanaannya dan mengajak perusahaan lain yang belum terlibat," pungkasnya. ***
