Cetak Generasi Qurani, Pelajar SD-SMP Balikpapan Wisuda Tahfizh Akbar 2026
Balikpapan

Cetak Generasi Qurani, Pelajar SD-SMP Balikpapan Wisuda Tahfizh Akbar 2026

  • Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud berpesan agar hafalan Al-Qur’an tidak hanya dijaga, tetapi juga diamalkan kehidupan sehari-hari
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Ratusan pelajar jenjang SD dan SMP di Kota Balikpapan mengikuti Wisuda Tahfizh Akbar 2026 yang digelar di Masjid Islamic Center Balikpapan, Senin (20/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota dalam membentuk generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam nilai keimanan dan akhlak.

Acara yang berlangsung khidmat ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendorong pendidikan berbasis karakter melalui program tahfiz Al-Qur’an sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan mengatakan bahwa wisuda tahfizh bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan membentuk generasi Qurani yang berintegritas.

“Ini adalah hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan keikhlasan. Anak-anak kita hari ini telah menunjukkan bahwa mereka mampu menjadi generasi yang berkarakter,” ungkapnya.

BACA JUGA:

183 Siswa SMPIT Balikpapan Islamic School Ikuti Khotmul Qur'an - ibukotakini.com

Ia mengapresiasi peran Kementerian Agama Republik Indonesia, para guru, serta orang tua yang telah membimbing peserta hingga mampu menghafal Al-Qur’an.

Wisuda Tahfizh Akbar 2026 turut mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. 

“Kolaborasi ini dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat moral generasi muda di tengah tantangan zaman,” ucap Rahmad Mas’ud.

Pemkot Balikpapan menilai pembinaan keagamaan, khususnya tahfiz, merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang religius dan berdaya saing.

BACA JUGA:

MUI Kaltim Gelar Istighosah, Doakan Demo 21 April Tetap Damai - ibukotakini.com

Momentum wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan bagi para hafizh dan hafizhah. 

Wali Kota berpesan agar hafalan Al-Qur’an tidak hanya dijaga, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan menjadi pedoman dalam bersikap, berinteraksi, dan berkontribusi di tengah Masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, orang tua dan guru juga mendapat apresiasi atas dedikasi mereka. Peran keduanya dinilai sangat krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.

Acara wisuda yang dihadiri tokoh agama, pendidik, serta keluarga peserta ini berlangsung penuh haru. Prosesi pengukuhan menjadi simbol keberhasilan sekaligus awal tanggung jawab moral sebagai generasi Qurani. ***