Kaltim Nihil Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 24 Juli 2026
Balikpapan

Cuaca Kaltim Bersahabat, BMKG Sebut Tak Ada Potensi Cuaca Ekstrem

  • BMKG mencatat status nihil untuk seluruh wilayah yang biasanya masuk dalam daftar potensi cuaca ekstrem pada 23 Juni, 24 Juni, dan 25 Juni 2026
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak terdapat potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai di seluruh wilayah Kalimantan Timur hingga 25 Juni 2026.

Berdasarkan Peringatan Dini Cuaca Wilayah Kalimantan Timur yang diperbarui pada 23 Juni 2026 pukul 09.39 WITA, BMKG menyatakan tidak ada kabupaten, kota maupun kecamatan di Kaltim yang diprakirakan mengalami hujan lebat disertai kilat, petir, maupun angin kencang dalam periode 23 hingga 25 Juni 2026. 

Dalam laporan tersebut, BMKG mencatat status nihil untuk seluruh wilayah yang biasanya masuk dalam daftar potensi cuaca ekstrem pada 23 Juni, 24 Juni, dan 25 Juni 2026. 

Kondisi ini menunjukkan cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Timur relatif aman dari ancaman hujan lebat dan fenomena cuaca berbahaya dalam tiga hari ke depan. 

Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini. 

BACA JUGA:

Cuaca Kaltim 23 Juni 2026: BMKG Warning Hujan Lebat dan Petir - ibukotakini.com

Pasalnya, kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu sehingga pembaruan prakiraan cuaca tetap perlu diperhatikan, terutama bagi nelayan, pelaku transportasi, pekerja lapangan, serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. 

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi cuaca hanya melalui kanal resmi, baik melalui situs prakiraan cuaca hingga tingkat kelurahan, aplikasi InfoBMKG, maupun layanan informasi cuaca yang disediakan BMKG Kalimantan Timur. 

Kondisi cuaca yang relatif stabil ini diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk sektor transportasi, pertanian, perikanan, hingga kegiatan ekonomi di sejumlah daerah di Kalimantan Timur. ***