
Dampak Kekeringan Hantui Petani, Bulog Kaltimtara Beberkan Kondisi Stok Beras
- Perum Bulog memastikan stok beras di Kaltim dan Kaltara aman hingga awal 2027 sebesar 10.400 ton
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) memastikan persediaan beras di wilayahnya berada dalam kondisi aman di tengah ancaman musim kekeringan.
Saat ini, cadangan beras tercatat mencapai sekitar 10.400 ton dan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga awal 2027.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Bulog Wilayah Kaltim dan Kaltara, Musazdin Said, di sela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) memperingati Hari Pangan Sedunia di area parkir Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat (23/10/2026).
“Secara umum, stok beras masih cukup sampai dengan awal panen pada 2027. Stok yang tersedia sekitar 10.400 ton dan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan Gerakan Pangan Murah,” sebut Musazdin.
Musazdin tidak menampik bahwa fenomena kekeringan saat ini mulai membatasi aktivitas panen padi di sejumlah wilayah sentra pertanian.
Namun, ia menjelaskan bahwa dampak kekeringan tersebut tidak terjadi secara merata.
Petani yang memiliki akses terhadap jaringan pengairan atau memanfaatkan mesin pompa air masih mampu mempertahankan produktivitas lahan mereka.
BACA JUGA:
Pemkab PPU Ungkap Keterbatasan Pengairan Teknis Pengaruhi Produktivitas Petani - ibukotakini.com
“Kalau panen saat ini masih ada, tetapi hanya di titik-titik tertentu. Terutama yang berdekatan dengan sumber pengairan atau petani yang memiliki pompa sehingga pasokan airnya tetap stabil,” ungkapnya.
Sebaliknya, kondisi sulit dialami oleh para petani yang bergantung sepenuhnya pada sistem tadah hujan. Minimnya intensitas curah hujan membuat aktivitas tanam dan panen terhambat, yang berpotensi menekan jumlah produksi pangan lokal jika kemarau berlangsung lebih panjang.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga akibat dinamika produksi di tingkat petani, Bulog Kaltimtara terus memperkuat rantai distribusi pangan ke masyarakat. Langkah ini dilakukan melalui penyaluran beras ke jaringan kios pengecer, operasi pasar, hingga gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM).
BACA JUGA:
Gerakan Pangan Murah Digelar, Ada Beras Hingga LPG 3 Kg - ibukotakini.com
Dalam gelaran GPM di Balikpapan kali ini, Bulog menyalurkan:
- 1 Ton Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan)
- 1 Ton Beras Premium
- Minyak Goreng Minyakita & Premium (Merah Putih)
Musazdin menegaskan bahwa ketersediaan stok di gudang Bulog dipastikan dapat menopang kebutuhan warga Kaltim dan Kaltara setidaknya hingga periode Januari, Februari, dan Maret 2027.
Meski cadangan beras tergolong melimpah, ia menilai kelancaran distribusi dan stabilitas daya beli masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Pasalnya, ketahanan pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan stok fisik di gudang, tetapi juga kemudahan masyarakat dalam mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Bersama pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan cuaca serta dinamika hasil panen dalam beberapa bulan ke depan guna menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasaran,” pungkasnya. ***
