
Dampak Tol IKN, Arus Mudik di Pelabuhan Kariangau Turun
- Meski terjadi penurunan arus, operasional pelabuhan tetap berjalan normal dengan 12 kapal yang beroperasi setiap hari
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - Dibukanya secara fungsional Tol Balikpapan–Ibu Kota Nusantara (IKN) pada arus mudik Lebaran 1447 Hijriah berdampak pada menurunnya jumlah pemudik di Pelabuhan Kariangau.
Pemudik cendrung beralih ke jalur darat melalui Jembatan Pulau Balang yang terhubung dengan akses menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Jalur ini dinilai lebih cepat dan praktis.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Kariangau, Karolus Makin, mengatakan perubahan pola mudik tersebut terlihat jelas pada musim Lebaran tahun ini.
“Dampaknya, jumlah pemudik di pelabuhan turun drastis,” terangnya, Selasa 17 Maret 2026 malam.
Dia menyebut, sejak H-6 hingga H-5 Idulfitri, jumlah pemudik yang menyeberang tercatat di bawah 300 orang per hari, jauh berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.
Lebih lanjut, berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, terjadi penurunan signifikan pada jumlah kendaraan yang menyeberang.
BACA JUGA:
Tol IKN Dibuka Hari Ini, Gate Baru Juga Mulai Difungsikan - ibukotakini.com
“Pada 14 Maret, kendaraan roda dua tercatat 535 unit atau turun 59 persen dibanding tahun lalu, sementara roda empat 910 unit atau turun 62 persen,” jelasnya.
Karolus menambahkan, pada periode H-8, penurunan bahkan lebih besar, Roda dua turun hingga 70 persen dan roda empat 75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurutnya, pemudik tujuan Penajam hampir tidak lagi menggunakan jasa penyeberangan. Pelabuhan kini lebih banyak melayani penumpang dengan tujuan luar Pulau Kalimantan, seperti Sulawesi.
“Untuk penumpang, sempat ada kenaikan sekitar 4 persen pada 14 Maret menjadi 2.912 orang. Tapi pada H-8 masih tercatat turun 39 persen menjadi 2.154 orang,” tambahnya.
Meski terjadi penurunan arus, operasional pelabuhan tetap berjalan normal dengan 12 kapal yang beroperasi setiap hari.
"Layanan posko mudik juga tetap disiagakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa," pungkasnya. ***
