
Data Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan 2025, Melonjak 10,24 Persen
- Dipicu Operasionalisasi Kilang Minyak Pertamina
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – Pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan pada 2025 tercatat melonjak signifikan mencapai 10,24 persen (year on year/yoy).
Angka ini meningkat tajam dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang hanya 3,23 persen.
Berdasarkan data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, lonjakan tersebut terutama didorong oleh sektor industri pengolahan yang tumbuh 17,95 persen (yoy).
“Pada tahun sebelumnya sektor ini bahkan sempat mengalami kontraksi -0,04 persen,” tulis BI dalam laporan yang dipublikasikan Senin, 16 Maret 2026.
BACA JUGA:
Rahmad Pribadi Bawa Pupuk Indonesia Borong 4 Anugerah BUMN 2026 - ibukotakini.com
Dari sisi permintaan, akselerasi ekonomi Balikpapan juga dipicu oleh peningkatan net ekspor antar daerah yang tumbuh 27,51 persen (yoy). Kinerja ini berbalik dari kontraksi -0,17 persen pada 2024.
Peningkatan ekspor antar daerah tersebut didorong oleh mulai beroperasinya hasil revamp kilang minyak milik Pertamina, serta berkembangnya sejumlah industri hilirisasi seperti nikel.
Pada Triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi Balikpapan bahkan mencapai 11,63 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan 9,32 persen pada Triwulan III 2025.
Peningkatan ini terutama dipicu oleh operasionalisasi kilang minyak dan semakin aktifnya kegiatan industri hilirisasi di kawasan tersebut.
Ekonomi PPU Melambat Seiring Tahap I Pembangunan IKN Selesai
Sementara itu, ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2025 tumbuh 6,53 persen (yoy). Angka ini jauh melambat dibandingkan 2024 yang sempat mencapai 30,68 persen.
BACA JUGA:
MMP Kaltim Ditargetkan Capai Pendapatan Rp100 Miliar - ibukotakini.com
Perlambatan terjadi karena sektor konstruksi hanya tumbuh 7,93 persen, turun drastis dari 73,83 persen pada 2024.
Kondisi tersebut terjadi karena pembangunan tahap pertama Ibu Kota Nusantara mulai mendekati penyelesaian sehingga intensitas pekerjaan konstruksi menurun.
Dari sisi investasi, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga melambat menjadi 7,11 persen, jauh di bawah capaian 64,64 persen pada 2024.
Pada Triwulan IV 2025, ekonomi PPU tercatat tumbuh 0,27 persen, lebih rendah dibandingkan 1,64 persen pada Triwulan III.
Ekonomi Paser Tumbuh 3,61 Persen
Di Kabupaten Paser, ekonomi 2025 tumbuh 3,61 persen (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan 3,77 persen pada 2024.
BACA JUGA:
IHSG Goyah, IPOT Sarankan Strategi Trading Ini - ibukotakini.com
Perlambatan dipengaruhi sektor pertambangan yang hanya tumbuh 0,55 persen akibat tingginya curah hujan serta normalisasi produksi batu bara setelah penurunan pada 2023.
Selain itu, konsumsi rumah tangga melambat menjadi 4,87 persen, sementara konsumsi pemerintah mengalami kontraksi -4,64 persen karena penurunan pagu dan realisasi belanja daerah.
Meski demikian, pada Triwulan IV 2025 ekonomi Paser menunjukkan perbaikan dengan pertumbuhan 9,43 persen, naik signifikan dibandingkan 2,20 persen pada Triwulan III.
Peningkatan ini didorong oleh membaiknya produksi batu bara, peningkatan ekspor antar daerah, serta pulihnya konsumsi rumah tangga. ***
