
Daycare di Balikpapan Wajib CCTV Real-Time, Orang Tua Bisa Pantau Langsung
- Setiap fasilitas wajib memasang CCTV yang dapat diakses orang tua secara real-time
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan memperketat pengawasan terhadap tempat penitipan anak (daycare) dengan menerapkan kebijakan baru.
Di mana setiap fasilitas wajib memasang CCTV yang dapat diakses orang tua secara real-time.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi para orang tua, terutama yang bekerja, karena kini mereka dapat memantau aktivitas anak secara langsung selama berada di daycare.
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya kekhawatiran publik terhadap kasus kekerasan dan penelantaran anak di sejumlah daerah.
Pemkot Balikpapan ingin memastikan lingkungan pengasuhan anak benar-benar aman, transparan, dan terpercaya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, Nursyamsiarni Djufril Larose, mengatakan pemasangan CCTV real-time menjadi salah satu standar wajib yang harus dipenuhi pengelola daycare.
BACA JUGA:
Bentuk Karakter Anak, Wali Kota Balikpapan Mengajak Tanam Satu Pohon - ibukotakini.com
“CCTV yang bisa dipantau langsung oleh orang tua menjadi langkah preventif untuk mencegah potensi kekerasan maupun penelantaran anak,” ungkapnya, Kamis (30/04/2026).
Menurutnya, keberadaan sistem pemantauan ini juga mendorong transparansi dalam proses pengasuhan, sekaligus meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap layanan daycare.
“Kami juga sosialisasi dan edukasi kepada pengelola daycare, khususnya yang bersifat mandiri atau swasta, agar memenuhi standar pelayanan dan perlindungan anak,” imbuhnya.
Pemerintah kota turut menekankan pentingnya fasilitas pendukung lainnya, seperti ruang bermain yang aman, tenaga pengasuh yang kompeten, serta sistem pengawasan yang terintegrasi.
BACA JUGA:
Wisata Lingkungan Buka Lapangan Kerja Baru - ibukotakini.com
Saat ini, Balikpapan telah memiliki dua daycare percontohan yang berada di kawasan Imam Bonjol dan Jalan Abdi Praja. Ke depan, jumlah daycare akan terus ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian meningkat.
“Harapannya dengan standar yang semakin ketat dan pengawasan berlapis, daycare tidak hanya menjadi tempat penitipan anak, tetapi juga ruang tumbuh kembang yang aman, nyaman, dan edukatif,” pungkasnya.
Selain itu, sinergi antara perizinan operasional dari Dinas Pendidikan dan pengawasan perlindungan anak dari DP3AKB disebut menjadi kunci dalam menciptakan layanan daycare berkualitas di Kota Balikpapan. (Adv Diskominfo Balikpapan)
