
Dinas Pertanian Kaltim Target Cetak Sawah 20.000 Hektare
- Sedikit di Bawah Target Kementerian Pertanian
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya mendukung program swasembada pangan nasional dan optimistis mampu mewujudkan swasembada pangan daerah pada 2026.
Optimisme ini didukung oleh peningkatan produksi padi melalui optimalisasi lahan dan program cetak sawah yang telah berjalan sejak 2025.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kalimantan Timur Fahmi Himawan mengatakan, program cetak sawah yang dilaksanakan pada 2025 akan terus dilanjutkan pada 2026 untuk meningkatkan produksi padi dan beras di Kalimantan Timur.
BACA JUGA:
Kitadin Cetak Sawah 74 Hektare di Lahan Bekas Tambang - ibukotakini.com
Sejumlah wilayah telah ditetapkan sebagai sentra peningkatan produksi pangan.
“Optimalisasi lahan tersebar di berbagai daerah, antara lain Samarinda, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Berau, Penajam Paser Utara, dan Paser,” kata Fahmi dikutip dari kanal sosmed Pemprov Kaltim, Kamis, 8 Januari 2026.
Berdasarkan data DPTPH Kalimantan Timur, hingga saat ini luas optimalisasi lahan mencapai sekitar 13.900 hektare, terutama melalui pengelolaan lahan rawa yang dikonversi menjadi sawah produktif.
Langkah ini ditujukan untuk mendongkrak produksi padi dan beras daerah.
Adapun pada 2026, program cetak sawah ditargetkan mencapai sekitar 20.000 hektare. Jumlah ini sedikit dibawah target Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, 22.000 hektare.
BACA JUGA:
Kaltim Dipatok Cetak Sawah 22 Ribu Hektare pada 2026 - ibukotakini.com
Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan rehabilitasi sawah yang secara fisik memerlukan dukungan anggaran dari Pemprov Kalimantan Timur.
Sementara itu, berdasarkan laporan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang bersumber dari data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,71 juta ton.
Angka tersebut melampaui kebutuhan domestik tahunan, sehingga Indonesia ditetapkan kembali sebagai negara swasembada beras.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
BACA JUGA:
Panen Raya Digital Farming di Tenggarong Seberang - ibukotakini.com
Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti peluncuran swasembada beras nasional secara virtual dari kawasan persawahan Betapus, Samarinda Utara.
“Kaltim siap mendukung swasembada pangan berkelanjutan,” ujar Sri Wahyuni.
Secara nasional, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan Indonesia telah mencapai swasembada pangan beras dalam acara Puncak Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipusatkan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). ***
